Politik Ekologi Pemanfaatan Sagu Berbasis Kearifan Lokal di Kabupaten Luwu Utara = Ecological Politics of Sago Utilization Based on Local Wisdom in North Luwu Regency


INTISARI, INTISARI (2025) Politik Ekologi Pemanfaatan Sagu Berbasis Kearifan Lokal di Kabupaten Luwu Utara = Ecological Politics of Sago Utilization Based on Local Wisdom in North Luwu Regency. Disertasi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of cover]
Preview
Image (cover)
P013191032-V9b5DeEGfd7UzQTA-20250820114733.jpg

Download (57kB) | Preview
[thumbnail of bab 1-2] Text (bab 1-2)
P013191032-1-2.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of dapus] Text (dapus)
P013191032-dp.pdf

Download (789kB)
[thumbnail of full teks] Text (full teks)
P013191032-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 25 July 2027.

Download (1MB)

Abstract (Abstrak)

INTISARI. Politik Ekologi Pemanfaatan Sagu Berbasis Kearifan Lokal di Kabupaten Luwu Utara (dibimbing oleh M. Saleh. S. Ali, Dorothea Agnes Rampisela, Hamka Naping). Penguatan masyarakat sebagai aktor dalam tata kelola sumber daya alam melalui kearifan lokalnya memang perlu mendapat ruang konfirmasi tersendiri. Pendekatan politik ekologi dapat dijadikan sebagai salah satu cara pandang dalam memahami persoalan hubungan manusia dan lingkungan. Tujuan penelitian ini adalah (1) mendeskripsikan kondisi ril sagu dan kearifan lokal dalam pemanfaatan sagu di Kabupaten Luwu Utara, (2) menganalisis aktor/stakeholder yang terlibat, interest dan power setiap aktor, serta kontestasi aktor, (3) menganalisis usaha yang dilakukan oleh para aktor dalam pengembangan sagu, (4) menganalisis upaya pengembangan sagu berkelanjutan di Kabupaten Luwu Utara. Penelitian ini dilaksanakan di Kabupaten Luwu Utara. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis data kualitatif, dengan mengumpulkan data secara sistematis, melakukan reduksi data, diabstraksikan sesuai catatan lapangan yang didapatkan. Hasil dalam penelitian ini bahwa (1) kondisi ril sagu dalam pemanfaatan sagu di Kabupaten Luwu Utara dapat ditinjau dalam beberapa bagian dengan berbagai kearifan lokal, yaitu (a) pemanfaatan sebagai pangan mulai dari produksi dan peralatan yang digunakan dalam pengolahan pangan utama, pemanfaatan pangan kuliner, dan pemanfaatan sagu sebagai non pangan termasuk pembibitan, (b) pemasaran, (c) konsumsi, (d) konversi lahan, (e) pelestarian komoditi. (2) Aktor/stakeholder terdiri dari stakeholder kunci, utama, dan sekunder (pendukung). Terdapat lima pemetaan stakeholder dengan kepentingan dan kuasa yang rendah, sedang dan tinggi, serta dua kontestasi aktor yaitu kontestasi dalam ranah kebijakan dan ranah operasional. (3) Usaha yang dilakukan oleh para aktor antara lain memperhatikan ciri batang sagu yang siap panen, kesepakatan tidak menjual batang sagu ke orang luar, mempertahankan batang sagu milik orang lain yang tumbuh di lahan sendiri. (4) Upaya pengembangan sagu berkelanjutan di Kabupaten Luwu Utara antara lain peningkatan kapasitas penyuluh, menggalakkan produk turunan sagu, dukungan pemerintah yang nyata, budidaya perlu digalakkan.

Item Type: Thesis (Disertasi)
Uncontrolled Keywords: Kata kunci : pemanfaatan sagu, kearifan lokal, kontestasi aktor, politik ekologi.
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
Divisions (Program Studi): Program Pascasarjana > Ilmu Pertanian
Depositing User: Unnamed user with username pkl2
Date Deposited: 05 Feb 2026 01:12
Last Modified: 05 Feb 2026 01:12
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/53157

Actions (login required)

View Item
View Item