STUDI ETNOGRAFI TRADISI PATAMMA AL-QUR’AN (Massuraq) PADA MASYARAKAT MANDAR DI KELURAHAN TAKATIDUNG = ETHNOGRAPHIC STUDY OF THE PATAMMA AL-QUR'AN (Massuraq) TRADITION IN THE MANDAR COMMUNITY IN TAKATIDUNG VILLAGE


RAMADANI, BERLIAN (2025) STUDI ETNOGRAFI TRADISI PATAMMA AL-QUR’AN (Massuraq) PADA MASYARAKAT MANDAR DI KELURAHAN TAKATIDUNG = ETHNOGRAPHIC STUDY OF THE PATAMMA AL-QUR'AN (Massuraq) TRADITION IN THE MANDAR COMMUNITY IN TAKATIDUNG VILLAGE. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of cover]
Preview
Image (cover)
E071211053-pvtSY4m6xzhbAOMT-20250814000915.jpg

Download (59kB) | Preview
[thumbnail of bab 1-2] Text (bab 1-2)
E071211053-1-2.pdf

Download (5MB)
[thumbnail of dapus] Text (dapus)
E071211053-dp.pdf

Download (137kB)
[thumbnail of full teks] Text (full teks)
E071211053-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 6 August 2027.

Download (1MB)

Abstract (Abstrak)

Penelitian etnografi ini mengkaji tradisi Patamma Al-Qur'an (Massuraq) pada masyarakat Mandar di Kelurahan Takatidung, Polewali Mandar, Sulawesi Barat. Dengan menggunakan perspektif fungsionalisme Bronislaw Malinowski, penelitian ini menganalisis fungsi sosial-budaya, proses penyelenggaraan, serta faktor penunjang dan penghambat tradisi tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi Patamma Al-Qur'an memiliki fungsi yang meluas seiring perubahan zaman. Dahulu, fungsi utamanya adalah sebagai media integrasi masyarakat, enkulturasi nilai-nilai budaya, dan penguatan rasa keagamaan, yang terwujud dalam semangat gotong royong serta perpaduan harmonis antara agama dan adat. Kini, dengan dukungan pemerintah untuk pengembangan pariwisata, tradisi ini juga berfungsi sebagai penggerak ekonomi lokal, menciptakan aktivitas ekonomi baru melalui penyediaan sarana dan prasarana acara. Prosesi tradisi Patamma Al-Qur'an, baik untuk anak-anak yang baru menyelesaikan bacaan Al-Qur'an maupun calon pengantin, bertujuan untuk menegaskan kewajiban mempelajari dan menjalankan ajaran kitab suci. Bagi anak-anak, ritual ini berfungsi sebagai penghargaan dan motivasi, sementara bagi calon pengantin, ia menjadi pengingat tanggung jawab keagamaan dan sosial dalam membangun rumah tangga. Meskipun tradisi ini tetap bertahan dan dianggap penting oleh masyarakat, terdapat potensi pergeseran makna. Komersialisasi dan modernisasi dapat mengubah tujuan asli tradisi dari pembelajaran agama dan kohesi sosial menjadi sekadar pertunjukan yang berorientasi keuntungan, terutama jika tidak disertai dengan pemahaman mendalam tentang nilai-nilai yang terkandung di dalamnya.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Kata Kunci: Patamma Al-Qur'an, Massuraq, Masyarakat Mandar, Fungsionalisme, Etnografi, Fungsi Sosial-Budaya, Ekonomi Lokal.
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Antropologi Sosial
Depositing User: Unnamed user with username pkl2
Date Deposited: 03 Feb 2026 07:12
Last Modified: 03 Feb 2026 07:12
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/53135

Actions (login required)

View Item
View Item