TINJAUAN YURIDIS TERHADAP TINDAK PIDANA PELECEHAN SEKSUAL TAHANAN WANITA YANG DILAKUKAN OLEH OKNUM POLISI (Studi Putusan Nomor 1233/Pid.Sus/2024/PT MKS) = Juridical Review of the Crime of Sexual Harassment of Female Detainees Committed by Police Officers (Study of Decision Number 1233/Pid.Sus/2024/PT MKS)


AMIR, ANDI ARFIANA PIRA RATI (2025) TINJAUAN YURIDIS TERHADAP TINDAK PIDANA PELECEHAN SEKSUAL TAHANAN WANITA YANG DILAKUKAN OLEH OKNUM POLISI (Studi Putusan Nomor 1233/Pid.Sus/2024/PT MKS) = Juridical Review of the Crime of Sexual Harassment of Female Detainees Committed by Police Officers (Study of Decision Number 1233/Pid.Sus/2024/PT MKS). Skripsi thesis, UNIVERSITAS HASANUDDIN MAKASSAR.

[thumbnail of Sampul]
Preview
Image (Sampul)
B011211253-o0Oel9U7iIYV5Rpy-20250930123834.jpeg

Download (370kB) | Preview
[thumbnail of Bab 1-2] Text (Bab 1-2)
B011211253-1-2.pdf

Download (677kB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
B011211253-dp.pdf

Download (179kB)
[thumbnail of Full Teks] Text (Full Teks)
B011211253-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 22 August 2027.

Download (2MB)

Abstract (Abstrak)

Latar Belakang: Kasus pelecehan seksual terhadap perempuan, tidak hanya terjadi di ruang kerja, rumah, tetapi juga dalam kondisi rentan saat perempuan berada di dalam tahanan. Sisi lainnya, pelaku pelecehan itu adalah polisi, yang menunjukkan adanya penyalahgunaan wewenang. Salah satu peristiwa itu termuat dalam Putusan Nomor 1233/Pid.Sus/2024/PT MKS. Tujuan: Penelitian ini ingin mengetahui kualifikasi tindak pidana pelecehan seksual oleh oknum polisi terhadap tahanan wanita dan untuk menganalisis penerapan hukum pidana pelecehan seksual oleh oknum polisi terhadap tahanan wanita dalam Putusan Nomor 1233/Pid.Sus/2024/PT MKS. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan kasus dengan bahan hukum terdiri atas peraturan perundang-undangan, buku-buku hukum, jurnal/artikel. Penelitian ini disebut penelitian normatif. Hasil: Penelitian ini menunjukkan bahwa (1) kualifikasi tindak pidana pelecehan seksual oleh oknum polisi terhadap tahanan wanita telah diatur dalam Pasal 6 huruf c juncto Pasal 15 ayat 1 huruf c UU TPKS sebagai lex specialis. (2) penerapan hukum pidana pada tindak pidana pelecehan seksual oleh oknum polisi terhadap tahanan wanita telah memenuhi semua unsur dari pasal yang di dakwakan, namun tidak mempertimbangkan stelsel pemidanaan berupa pemberatan pidana. Kesimpulan: (1) Pelecehan seksual oleh oknum polisi terhadap tahanan wanita telah diatur dalam UU TPKS yakni dalam Pasal 6 huruf c serta Pasal 15 ayat 1 huruf c (2) Penerapan hukum pidana pada tindak pidana pelecehan seksual oleh oknum polisi terhadap tahanan wanita seharusnya mempertimbangkan faktor pemberat pidana sebagai bentuk pertanggungjawaban hukum yang lebih tegas terhadap pelaku yang telah menyalahgunakan wewenang.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Female Detainees, Police Officers, Sexual Harassment
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Hukum > Ilmu Hukum
Depositing User: - Andi Anna
Date Deposited: 03 Feb 2026 03:05
Last Modified: 03 Feb 2026 03:05
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/53105

Actions (login required)

View Item
View Item