Jasa Pengawal Mobil Truk (Studi Kasus : di Lintas Jalan Poros Maros-Bone Desa Labuaja Kecamatan Cenrana Kabupaten Maros) = Truck Escort Services (Case Study: on the Maros-Bone Main Road, Labuaja Village, Cenrana District, Maros Regency)


WHARDHAN, MUDZRIFAL (2025) Jasa Pengawal Mobil Truk (Studi Kasus : di Lintas Jalan Poros Maros-Bone Desa Labuaja Kecamatan Cenrana Kabupaten Maros) = Truck Escort Services (Case Study: on the Maros-Bone Main Road, Labuaja Village, Cenrana District, Maros Regency). Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of cover]
Preview
Image (cover)
E071181315-kvKalWw6DrO7uQA8-20250808205428.jpg

Download (233kB) | Preview
[thumbnail of bab 1-2] Text (bab 1-2)
E071181315-1-2.pdf

Download (341kB)
[thumbnail of dapus] Text (dapus)
E071181315-dp.pdf

Download (337kB)
[thumbnail of full teks] Text (full teks)
E071181315-ffullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 17 July 2027.

Download (1MB)

Abstract (Abstrak)

Penelitian ini mengkaji fenomena jasa pengawal mobil truk (pakkawal) di Lintas Jalan Poros Maros-Bone, dengan fokus studi kasus di Desa Labuaja, Kecamatan Cenrana, Kabupaten Maros. Studi ini bertujuan untuk menganalisis awal mula kemunculan jasa pakkawal, mendeskripsikan aktivitas operasionalnya, serta mengevaluasi dampak pelebaran jalan terhadap eksistensi praktik ini. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan sopir truk (pengguna jasa) dan mantan pakkawal/kepala dusun (penyedia jasa dan saksi mata). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemunculan jasa pakkawal, sekitar tahun 2014-2015, bukan dipicu oleh kondisi jalan yang buruk di masa lalu, melainkan oleh peningkatan volume truk muatan berat di jalan sempit dan rawan kemacetan di Hutan Karaenta. Inisiatif ini muncul dari pemuda setempat sebagai respons adaptif untuk mensterilkan jalan dan mencegah kecelakaan, sekaligus menjadi strategi penghidupan informal. Aktivitas pakkawal beroperasi dengan sistem yang terorganisir secara informal, meliputi pembagian wilayah, titik kumpul, kode komunikasi (lampu, HT), serta sistem upah "seikhlasnya" yang bervariasi. Pakkawal juga membantu manuver di tikungan tajam dan memberikan rasa aman, meskipun ancaman kejahatan fisik bukan menjadi pendorong utama. Pelebaran Jalan Poros Maros-Bone berdampak signifikan pada eksistensi jasa pakkawal. Terjadi penurunan drastis frekuensi penggunaan (dari 10 kali/hari menjadi 1-2 kali/hari) dan pendapatan pakkawal (dari Rp200-300 ribu/hari menjadi kurang dari Rp50 ribu/hari), serta menyusutnya jumlah anggota aktif dari puluhan menjadi hanya 2-3 orang. Meskipun jalan lebih lancar, peningkatan kapasitas muatan truk pasca pelebaran jalan menciptakan tantangan baru bagi sopir, sehingga fungsi pakkawal masih dibutuhkan oleh sebagian kecil sopir untuk mengatasi muatan ekstra berat. Namun, secara keseluruhan, jasa pakkawal menghadapi krisis eksistensi yang mendorong adaptasi sulit dan masa depan yang tidak pasti dalam lanskap transportasi yang terus berubah.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Jasa Pengawal Truk, Pakkawal, Jalan Poros Maros-Bone, Ekonomi Informal, Perubahan Sosial.
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Antropologi Sosial
Depositing User: Unnamed user with username pkl2
Date Deposited: 03 Feb 2026 01:44
Last Modified: 03 Feb 2026 01:44
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/53099

Actions (login required)

View Item
View Item