DISTRIBUSI SPASIAL LOGAM TEMBAGA (CU) PADA PERAIRAN MUARA SUNGAI JENEBERANG DAN MUARA SUNGAI TALLO, KOTA MAKASSAR = SPATIAL DISTRIBUTION OF COPPER (CU) IN THE WATERS OF THE JENEBERANG RIVER ESTUARY AND THE TALLO RIVER ESTUARY, MAKASSAR CITY


SANGAJI, NURFAUZANI (2025) DISTRIBUSI SPASIAL LOGAM TEMBAGA (CU) PADA PERAIRAN MUARA SUNGAI JENEBERANG DAN MUARA SUNGAI TALLO, KOTA MAKASSAR = SPATIAL DISTRIBUTION OF COPPER (CU) IN THE WATERS OF THE JENEBERANG RIVER ESTUARY AND THE TALLO RIVER ESTUARY, MAKASSAR CITY. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
L011211083-YtU528w0akicWpjN-20251007120029.jpg

Download (279kB) | Preview
[thumbnail of Bab 1-2] Text (Bab 1-2)
L011211083-1-2.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
L011211083-dp.pdf

Download (436kB)
[thumbnail of Fulltext] Text (Fulltext)
L011211083-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 24 September 2027.

Download (4MB)

Abstract (Abstrak)

Muara sungai, seperti Muara Jeneberang dan Sungai Tallo di Makassar, adalah ekosistem krusial yang rentan terhadap polusi tembaga (Cu) dari kegiatan manusia seperti industri, pertanian, dan limbah rumah tangga. Konsentrasi Cu yang tinggi dapat menjadi racun bagi organisme air, mengganggu metabolisme, pertumbuhan, dan reproduksi ikan. Penelitian ini mengkaji sebaran spasial Cu di perairan dan sedimen kedua muara tersebut, serta hubungannya dengan parameter fisika-kimia air. Penelitian yang dilaksanakan pada April 2025 ini melibatkan pengambilan sampel di sembilan titik pada masing-masing muara. Sampel Cu dianalisis menggunakan Atomic Absorption Spectrophotometry (AAS), sedangkan parameter fisika-kimia (pH, suhu, salinitas, kecepatan arus, potensi redoks, total bahan organik, ukuran sedimen) diukur secara langsung di lapangan atau di laboratorium. Data dianalisis dengan korelasi Pearson dan divisualisasikan secara spasial menggunakan ArcGIS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi Cu dalam air di Muara Jeneberang berkisar antara 0,009-0,014 mg/L, dan di Muara Tallo 0,011-0,016 mg/L. Beberapa titik di kedua muara bahkan melebihi baku mutu air sebesar 0,008 mg/L (berdasarkan PP No. 22 Tahun 2021). Konsentrasi Cu dalam sedimen berkisar 4,57-5,99 mg/kg di Muara Jeneberang dan 4,06-6,80 mg/kg di Muara Tallo, namun masih di bawah standar 65 mg/kg (menurut ANZECC dan ARMCANZ 2002). Sebaran spasial Cu dipengaruhi oleh aktivitas antropogenik dan hidrodinamika air. Meskipun tidak ada korelasi signifikan antara Cu dengan sebagian besar parameter fisika-kimia berdasarkan uji korelasi Pearson, penelitian ini menunjukkan adanya pola kecenderungan tertentu.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Air; Cu; Distribusi; Muara Sungai Jeneberang; Muara Sungai Tallo; Sedimen.
Subjects: S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling
Divisions (Program Studi): Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan > Ilmu Kelautan
Depositing User: Nasyir Nompo
Date Deposited: 03 Feb 2026 01:17
Last Modified: 03 Feb 2026 01:17
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/53091

Actions (login required)

View Item
View Item