OCTAFIA, LULA ASRI (2025) Persepsi Ibu-ibu pengajian tentang Pemboikotan Produk Israel = The Perception of the Women's Study Groups Regarding the Boycott of Israeli Product. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
E071181004-cover.pdf
Download (480kB)
E071181004-1-2.pdf
Download (4MB)
E071181004-dp.pdf
Download (620kB)
E071181004-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 23 July 2027.
Download (2MB)
Abstract (Abstrak)
Konflik berkepanjangan antara Israel dan Palestina telah memicu solidaritas global, termasuk dari masyarakat Indonesia yang mayoritas Muslim. Salah satu bentuk solidaritas tersebut adalah gerakan boikot terhadap produk-produk yang dianggap terafiliasi dengan Israel. Boikot ini tidak hanya dipahami sebagai tindakan politik dan ekonomi, tetapi juga sebagai bentuk solidaritas keagamaan dan kepedulian moral terhadap penderitaan rakyat Palestina. Dalam konteks lokal, kelompok ibu-ibu pengajian memiliki peran strategis dalam membentuk opini sosial dan menyebarluaskan nilai-nilai keagamaan, termasuk dalam isu pemboikotan produk Israel. Namun, persepsi dan respons mereka terhadap isu ini belum banyak dikaji secara mendalam dalam kerangka akademik. Penelitian ini bertujuan untuk menjawab pertanyaan terkait apa saja wacana-wacana yang berkembang dikalangan ibu-ibu pengajian terkait konflik Palestina-Israel, bagaimana ibu-ibu pengajian merespon pemboikotn terhadap produkproduk terafiliasi dengan Israel. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan tipe penelitian etnografi. Data diperoleh melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap aktivitas pengajian dan percakapan yang berlangsung di dalamnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat tiga wacana utama yang berkembang, yaitu: (1) konflik Palestina-Israel dimaknai sebagai perang agama dan bagian dari tanda akhir zaman; (2) boikot dipraktikkan sebagai bentuk ibadah dan solidaritas moral umat Islam; dan (3) munculnya kesadaran kritis terkait efektivitas dan keabsahan informasi tentang boikot. Tindakan pemboikotan dilakukan secara total maupun selektif, dipengaruhi oleh pertimbangan nilai keagamaan, emosi kolektif, kondisi ekonomi rumah tangga, dan sumber informasi, terutama dari media sosial.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Persepsi, ibu-ibu pengajian, boikot, produk Israel, solidaritas keagamaan |
| Subjects: | H Social Sciences > H Social Sciences (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Antropologi Sosial |
| Depositing User: | Unnamed user with username pkl2 |
| Date Deposited: | 02 Feb 2026 05:31 |
| Last Modified: | 02 Feb 2026 05:31 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/53076 |
