Dampak Implementasi Kerjasama Trilateral Cooperative Arrangement (TCA) antara Indonesia, Malaysia, dan Filipina terhadap Keamanan Pelayaran di Laut Sulu = The Impact of the Implementation of the Trilateral Cooperative Arrangement (TCA) between Indonesia, Malaysia, and the Philippines on Navigation Safety in the Sulu Sea


PADANG, MARBEN KALA' (2025) Dampak Implementasi Kerjasama Trilateral Cooperative Arrangement (TCA) antara Indonesia, Malaysia, dan Filipina terhadap Keamanan Pelayaran di Laut Sulu = The Impact of the Implementation of the Trilateral Cooperative Arrangement (TCA) between Indonesia, Malaysia, and the Philippines on Navigation Safety in the Sulu Sea. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of cover]
Preview
Image (cover)
E061211088-SH3Wbh02dpcGx4g5-20250820020426.jpg

Download (364kB) | Preview
[thumbnail of bab 1-2] Text (bab 1-2)
E061211088-1-2.pdf

Download (388kB)
[thumbnail of dapus] Text (dapus)
E061211088-dp.pdf

Download (332kB)
[thumbnail of full teks] Text (full teks)
E061211088-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 19 August 2027.

Download (1MB)

Abstract (Abstrak)

Marben Kala’padang (E061211088), "Dampak Implementasi Kerjasama Trilateral Cooperative Arrangement (TCA) antara Indonesia, Malaysia, dan Filipina terhadap Keamanan Pelayaran di Laut Sulu", di bawah bimbingan Agussalim Burhanuddin S.IP., MIRAP selaku pembimbing pada Departemen Ilmu Hubungan Internasional, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Hasanuddin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi kerja sama Trilateral Cooperative Arrangement (TCA) dalam membentuk rezim keamanan serta menganalisis pengaruh dan keberlanjutan implementasinya dalam menjaga keamanan pelayaran di Laut Sulu. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif-analitis. Pengumpulan data dilakukan melalui studi kepustakaan terhadap data sekunder yang meliputi dokumen resmi pemerintah, jurnal akademik, dan laporan dari lembaga internasional seperti ReCAAP. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi TCA berhasil membentuk rezim keamanan yang efektif melalui pelembagaan mekanisme seperti Maritime Command Centers (MCC) dan implementasi patroli terkoordinasi (TMP & TAP). Implementasi ini terbukti memberikan pengaruh signifikan, yang ditandai dengan penurunan drastis insiden keamanan maritim dan tidak adanya lagi laporan penculikan awak kapal sejak tahun 2020. Meskipun demikian, keberlanjutan rezim ini dihadapkan pada tantangan seperti isu kedaulatan, keterbatasan sumber daya, dan potensi pergeseran ancaman, sehingga menuntut adanya evolusi dari rezim respons krisis menjadi kerangka tata kelola keamanan maritim yang lebih komprehensif.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Trilateral Cooperative Arrangement (TCA), Keamanan Maritim, Laut Sulu, Rezim Keamanan, Abu Sayyaf Group
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Hubungan Internasional
Depositing User: Unnamed user with username pkl2
Date Deposited: 02 Feb 2026 02:44
Last Modified: 02 Feb 2026 02:44
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/53050

Actions (login required)

View Item
View Item