Perbandingan Hubungan Keperdataan Anak Luar Kawin Dengan Ayah Biologisnya Ditinjau Dari Hukum Perdata Dan Hukum Islam = A Comparative Study of the Civil Relationship Between Children Born Out of Wedlock and Their Biological Fathers in Civil and Islamic Law


RABBANI, ANUGRAH PUTRA (2025) Perbandingan Hubungan Keperdataan Anak Luar Kawin Dengan Ayah Biologisnya Ditinjau Dari Hukum Perdata Dan Hukum Islam = A Comparative Study of the Civil Relationship Between Children Born Out of Wedlock and Their Biological Fathers in Civil and Islamic Law. Skripsi thesis, UNIVERSITAS HASANUDDIN MAKASSAR.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
B011211155-wY93NdF7P56RbymT-20251008144027.png

Download (131kB) | Preview
[thumbnail of Bab 1-2] Text (Bab 1-2)
B011211155-1-2.pdf

Download (819kB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
B011211155-dp.pdf

Download (478kB)
[thumbnail of Full Teks] Text (Full Teks)
B011211155-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 2 October 2027.

Download (1MB)

Abstract (Abstrak)

Anugrah Putra Rabbani (B011211155). Perbandingan Hubungan Keperdataan Anak Luar Kawin dengan Ayah Biologisnya Ditinjau dari Hukum Perdata dan Hukum Islam. Di bimbing oleh Fauzia P. Bakti sebagai Pembimbing. Latar Belakang: Hukum Perdata dan hukum Islam sama sama mengatur terkait hubungan keperdataan anak luar kawin dengan ayah biologisnya. Namun, terdapat perbedaan pandangan antara hukum perdata dan hukum Islam, terutama terkait pengakuan hak dan nasab anak luar kawin. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pengaturan dan jaminan hukum yang diberikan oleh BW dan hukum Islam terkait hubungan keperdataan anak luar kawin dengan ayah biologisnya. Metode: Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang- undangan sebagai bahan hukum primer, yang dihubungkan dengan doktrin para ahli dalam buku, jurnal hukum, putusan pengadilan, serta skripsi sebagai bahan hukum sekunder. Seluruh bahan hukum tersebut dikumpulkan melalui metode analisis, pencatatan, pengutipan, dan identifikasi, kemudian dianalisis. Hasil: Penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Terdapat perbedaan antara hukum positif Indonesia dan hukum Islam, di mana BW serta Putusan MK No. 46/PUU-VIII/2010 memungkinkan anak luar kawin memiliki hubungan keperdataan dengan ayah biologisnya jika terbukti secara ilmiah, sedangkan hukum Islam melalui KHI Pasal 100 dan Fatwa MUI No. 11 Tahun 2012 menegaskan bahwa anak zina hanya memiliki hubungan nasab dengan ibu dan keluarga ibunya. (2) Perbedaan akibat hukum pengakuan ayah biologis terhadap anak luar kawin terletak pada BW yang mengakui hubungan keperdataan penuh seperti nafkah, waris, dan perwalian, sedangkan hukum Islam hanya mengakui nasab kepada ibu dengan perlindungan hak dasar melalui wasiat wajibah dan nafkah oleh ayah biologis, hal ini menegaskan bahwa BW menekankan kepastian hukum, sementara hukum Islam menjaga kesucian nasab. Kesimpulan: BW memungkinkan anak luar kawin memiliki hubungan keperdataan dengan ayah biologisnya, sedangkan hukum islam hanya mengakui nasab dengan ibu demi menjaga kesucian nasab.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Anak Luar Kawin, Ayah Biologis, Hubungan Keperdataan, Hukum Islam, Hukum Perdata
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Hukum > Ilmu Hukum
Depositing User: - Andi Anna
Date Deposited: 02 Feb 2026 02:12
Last Modified: 02 Feb 2026 02:12
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/53040

Actions (login required)

View Item
View Item