SANKSI TINDAKAN PENGEMBALIAN KEPADA ORANG TUA TERHADAP ANAK YANG MELAKUKAN TINDAK PIDANA PENCURIAN DALAM KEADAAN MEMBERATKAN (STUDI KASUS PUTUSAN NO.28/Pid.Sus/2024/PN.Mks) = Sanctions of Action of Returning to Parents Against Children Who Commit the Crime of Theft under Aggravating Circumstances. (Case Study of Decision Number 28/Pid.Sus/2024/PN.Mks)


INDRA, ADHELIA MAHARANI (2025) SANKSI TINDAKAN PENGEMBALIAN KEPADA ORANG TUA TERHADAP ANAK YANG MELAKUKAN TINDAK PIDANA PENCURIAN DALAM KEADAAN MEMBERATKAN (STUDI KASUS PUTUSAN NO.28/Pid.Sus/2024/PN.Mks) = Sanctions of Action of Returning to Parents Against Children Who Commit the Crime of Theft under Aggravating Circumstances. (Case Study of Decision Number 28/Pid.Sus/2024/PN.Mks). Skripsi thesis, UNIVERSITAS HASANUDDIN MAKASSAR.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
B011211132-qrt8yoXjb3E4LKiD-20251001190851.png

Download (77kB) | Preview
[thumbnail of Bab 1-2] Text (Bab 1-2)
B011211132-1-2.pdf

Download (551kB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
B011211132-dp.pdf

Download (195kB)
[thumbnail of Full Teks] Text (Full Teks)
B011211132-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 22 August 2027.

Download (1MB)

Abstract (Abstrak)

ADHELIA MAHARANI INDRA. “Sanksi Tindakan Pengembalian Kepada Orang Tua Terhadap Anak yang Melakukan Tindak Pidana Pencurian dalam Keadaan Memberatkan (Studi Kasus Putusan Nomor 28/Pid.Sus/2024/PN.Mks).” Dibimbing oleh M.Aris Munandar sebagai pembimbing. Latar belakang: Fenomena hukum dimana parameter subjek utama dalam sebuah tindak pidana kini tidak lagi hanya berpusat pada orang dewasa, namun juga telah marak dilakukan oleh anak-anak. Fakta ini dapat diamati langsung pada salah satu kasus pencurian dalam keadaan memberatkan yang dilakukan oleh anak di Kota Makassar, yakni terdapat pada Putusan Nomor 28/Pid.Sus/2024/PN.Mks. Tujuan: penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kualifikasi tindak pidana Pelaku Anak dan untuk menganalisis pertimbangan hukum hakim dalam menjatuhkan sanksi tindakan pengembalian kepada orang tua/wali terhadap Pelaku Anak yang melakukan tindak pidana pencurian dalam keadaan memberatkan Putusan No. 28/Pid.Sus/2024/PN.Mks). Metode: penelitian ini menerapkan metode penelitian normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan kasus. Bahan hukum yang digunakan terdiri dari bahan hukum primer, bahan hukum sekunder, dan bahan non hukum. Analisis bahan hukum yang digunakan adalah analisis kualitatif. Hasil: menunjukkan bahwa (1) Kualifikasi Tindak Pidana Pencurian dalam Keadaan Memberatkan yang dilakukan oleh Anak diatur dalam Pasal 363 Buku Kedua Kitab Undang-Undang Hukum Pidana. (2) Pertimbangan hukum hakim dalam menjatuhkan sanksi pengembalian kepada orang tua/wali terhadap anak yang melakukan tindak pidana pencurian dalam keadaan memberatkan dalam Putusan No. 28/Pid.Sus/2024/PN.Mks tidak mempertimbangkan aspek proporsionalitas antara sanksi dan tingkat keseriusan pidana yang diakukan serta beberapa fakta hukum selama persidangan. Kesimpulan: Penelitian ini menyimpulkan bahwa pertimbangan hukum hakim dalam Putusan Nomor 28/Pid.Sus/2024/PN.Mks ini kurang proporsional jika dikaitkan dengan bagaimana esensi sanksi pada umumnya. Sanksi tindaka berupa pengembalian kepada orang tua yang diberikan kepada Pelaku Anak sama sekali tidak proporsional, tidak sistematis, serta kurang memberikan efek jera dan edukasional kepada Pelaku Anak.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Anak; Pencurian; Pengembalian kepada Orang Tua/Wali
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Hukum > Ilmu Hukum
Depositing User: - Andi Anna
Date Deposited: 29 Jan 2026 07:41
Last Modified: 29 Jan 2026 07:41
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/53026

Actions (login required)

View Item
View Item