Bantuan Hukum Sebagai Akses Keadilan Bagi Tahanan Yang Kurang Mampu atau Miskin (Studi Kasus di Rumah Tahanan Negara Kelas I Makassar)R = Legal Aid as Access to Justice for Underprivileged or Impoverished Detainees (Case Study at the Class I State Detention Center, Makassar)


SUSANTI, ELIS (2025) Bantuan Hukum Sebagai Akses Keadilan Bagi Tahanan Yang Kurang Mampu atau Miskin (Studi Kasus di Rumah Tahanan Negara Kelas I Makassar)R = Legal Aid as Access to Justice for Underprivileged or Impoverished Detainees (Case Study at the Class I State Detention Center, Makassar). Skripsi thesis, UNIVERSITAS HASANUDDIN MAKASSAR.

[thumbnail of Sampul]
Preview
Image (Sampul)
B011211115-MPQTaXkFRjdgs0I5-20251001175647.jpg

Download (96kB) | Preview
[thumbnail of Bab 1-2] Text (Bab 1-2)
B011211115-1-2.pdf

Download (360kB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
B011211115-dp.pdf

Download (156kB)
[thumbnail of Full teks] Text (Full teks)
B011211115-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 7 August 2027.

Download (1MB)

Abstract (Abstrak)

Elis Susanti (B011211115) Bantuan Hukum Sebagai Akses Keadilan Bagi Tahanan Yang Kurang Mampu Atau Miskin (Studi Kasus Di Rumah Tahanan Negara Kelas I Makassar). Dibimbing oleh Andi Muhammad Sofyan selaku pembimbing. Latar Belakang: Bantuan hukum merupakan wujud nyata dari prinsip persamaan di hadapan hukum, yang bertujuan menjamin akses keadilan bagi setiap warga negara tanpa memandang status sosial dan ekonomi, khususnya bagi mereka yang kurang mampu. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kendala yang dihadapi tahanan kurang mampu dalam mengakses bantuan hukum di Rutan Kelas I Makassar serta merumuskan upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan efektivitas pemberian bantuan hukum tersebut. Metode: Penelitian ini menggunakan metode empiris dengan pengumpulan data primer dan sekunder melalui studi pustaka, dokumentasi, observasi, dan wawancara. Data dianalisis secara kualitatif untuk menginterpretasi kendala tahanan kurang mampu dalam mengakses bantuan hukum di Rutan Kelas I Makassar. Hasil: Penelitian menunjukkan bahwa: (1) Kendala utama akses bantuan hukum bagi tahanan kurang mampu di Rutan Kelas I Makassar meliputi kurangnya pemahaman hak hukum, minim informasi, keterbatasan ekonomi, prosedur yang rumit, waktu konsultasi terbatas, dan kurangnya dukungan keluarga. Meski bantuan hukum gratis dijamin negara, pelaksanaannya belum optimal. Diperlukan edukasi hukum, penyederhanaan prosedur, dan kerja sama dengan lembaga bantuan hukum untuk menjamin akses keadilan yang lebih merata (2) Peningkatan efektivitas bantuan hukum di Rutan Kelas I Makassar dilakukan melalui kerja sama dengan LBH terakreditasi, Posbakum, penyuluhan, dan pengawasan layanan. Rutan juga menyediakan fasilitas konsultasi dan sosialisasi untuk meningkatkan pemahaman hukum tahanan. Meski menghadapi tantangan seperti rendahnya literasi hukum dan ketidaktepatan layanan LBH, Rutan tetap berkomitmen memberi bantuan hukum yang adil dan berkelanjutan, sesuai teori efektivitas hukum Soerjono Soekanto. Kesimpulan: Akses bantuan hukum di Rutan Kelas I Makassar terhambat oleh rendahnya pemahaman hukum, ekonomi, dan prosedur rumit. Rutan mengatasinya lewat kerja sama dengan LBH, Posbakum, dan penyuluhan. Meski ada kendala, komitmen terhadap layanan hukum yang adil tetap dijaga.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Akses Keadilan, Bantuan Hukum, Kurang Mampu, Rutan, Tahanan
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Hukum > Ilmu Hukum
Depositing User: - Andi Anna
Date Deposited: 29 Jan 2026 07:12
Last Modified: 29 Jan 2026 07:31
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/53015

Actions (login required)

View Item
View Item