Kerjasama Indonesia-ECPAT dalam Penanggulangan Kejahatan Seksual Anak di Indonesia = The Collaboration between Indonesia and ECPAT in Addressing Child Sexual Crimes in Indonesia


SHIANUN, ANUGERAH (2025) Kerjasama Indonesia-ECPAT dalam Penanggulangan Kejahatan Seksual Anak di Indonesia = The Collaboration between Indonesia and ECPAT in Addressing Child Sexual Crimes in Indonesia. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of cover]
Preview
Image (cover)
E061181506-36hrfpHUPeYxgc4z-20250806132025.jpg

Download (238kB) | Preview
[thumbnail of bab 1-2] Text (bab 1-2)
E061181506-1-2.pdf

Download (382kB)
[thumbnail of dapus] Text (dapus)
E061181506-dp.pdf

Download (235kB)
[thumbnail of full teks] Text (full teks)
E061181506-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 18 July 2027.

Download (3MB)

Abstract (Abstrak)

Pariwisata seksual anak di Indonesia, khususnya di Bali, menjadi salah satu bentuk kejahatan transnasional yang mengancam hak-hak anak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk kerja sama antara Indonesia dan ECPAT (End Child Prostitution, Child Pornography and Trafficking of Children for Sexual Purposes) dalam menanggulangi kejahatan tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif-analitik melalui studi literatur. Kerangka konseptual penelitian didasarkan pada teori kejahatan transnasional, liberalisme institusional, rezim internasional, transnasionalisme, dan perlindungan anak dalam HAM internasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kerja sama Indonesia-ECPAT diwujudkan melalui empat pilar utama: pencegahan melalui edukasi dan kampanye publik, advokasi kebijakan, penanganan kasus serta rehabilitasi korban, serta pengumpulan data dan riset. ECPAT berperan penting sebagai aktor non-negara yang menjembatani advokasi global dengan implementasi lokal melalui kemitraan dengan pemerintah, LSM, komunitas lokal, dan sektor swasta. Namun, kerja sama ini masih menghadapi tantangan berupa minimnya kesadaran masyarakat, lemahnya penegakan hukum, dan kurangnya integrasi data antar lembaga. Penelitian ini merekomendasikan penguatan koordinasi lintas sektor, peningkatan kapasitas aparat, serta penyusunan basis data nasional untuk korban eksploitasi anak guna memperkuat efektivitas kerja sama yang berkelanjutan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Eksploitasi Seksual Anak, Child Sex Tourism, Kejahatan Transnasional, ECPAT, Perlindungan Anak, Pariwisata.
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Hubungan Internasional
Depositing User: Unnamed user with username pkl2
Date Deposited: 29 Jan 2026 04:13
Last Modified: 29 Jan 2026 04:13
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/53004

Actions (login required)

View Item
View Item