GAMBARAN RENTANG GERAK SENDI LUTUT, KEKUATAN OTOT EKSTERMITAS BAWAH DAN KESEIMBANGAN PADA LANSIA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KALUKU BODOA = OVERVIEW OF THE RANGE OF MOTION OF THE KNEE JOINT, LOWER EXTREMITY MUSCLE STRENGTH, AND BALANCE IN THE ELDERLY IN THE WORKING AREA OF THE KALUKU BODOA HEALTH CENTER


TE'DANG, IGNASIA NIRMALA (2025) GAMBARAN RENTANG GERAK SENDI LUTUT, KEKUATAN OTOT EKSTERMITAS BAWAH DAN KESEIMBANGAN PADA LANSIA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KALUKU BODOA = OVERVIEW OF THE RANGE OF MOTION OF THE KNEE JOINT, LOWER EXTREMITY MUSCLE STRENGTH, AND BALANCE IN THE ELDERLY IN THE WORKING AREA OF THE KALUKU BODOA HEALTH CENTER. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
R011211061-v9XCZawBA8YlTgyD-20250117003331.jpg

Download (288kB) | Preview
[thumbnail of Bab 1-2] Text (Bab 1-2)
R011211061-1-2.pdf

Download (646kB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
R011211061-dp.pdf

Download (551kB)
[thumbnail of Fulltext] Text (Fulltext)
R011211061-full.pdf
Restricted to Repository staff only until 6 June 2027.

Download (3MB)

Abstract (Abstrak)

Ignasia Nirmala Te’dang. R011211061. GAMBARAN RENTANG GERAK SENDI LUTUT, KEKUATAN OTOT EKSTREMITAS BAWAH, DAN KESEIMBANGAN PADA LANSIA DIWILAYAH KERJA PUSKESMAS KALUKU BODOA. Dibimbing oleh Dr. Nuurhidayat Jafar, S.Kep., Ns., M.Kes Latar belakang : proses penuaan (aging Proces) merupakan suatu proses alamiah yang akan dilalui oleh semua orang dan berdampak pada penurunan fisologis tubuh, Salah satunya ialah penurunan pada sistem musculoskeletal. Proses ini akan menyebabkan berkurangnya jumlah dan ukuran serabut otot, meningkatnya jaringan lemak, serta menurunnya kekuatan, fleksibilitas, dan fungsi otot yang berpengaruh terhadap rentang gerak sendi, kekuatan otot dan keseimbangan pada lansia. Akibatnya lansia akan mengalami kesulitan dalam melakukan mobiltas dan aktivitas sehari-hari. selain itu kekutan otot serta keimbangan yang melemah dapat menjadi penyebab resiko jatuh pada lansia. Tujuan : penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran rentang gerak sendi lutut, kekuatan otot ekstremitas bawah, dan keseimbangan pada lansia di wilayah kerja puskesmas Kaluku Bodoa. Metode : penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan design deskriptif dan pendekatan cross-sectional. Sampel diambil menggunakan teknik non-probability (purposive sampling) dengan total 99 responden. Pengambilan sampel dilakukan dengan melakukan pengukuran menggukan goniometer untuk mengukur rentang gerak sendi lutut, Five Times Sit to Stand Test (FTSST) untuk mengukur kekuatan otot ekstremitas bawah, dan Time Up and Go Test (TUG) untuk mengukur keseimbangan pada lansia. Hasil : berdasarkan hasil pengukuran yang dilakukan di wilayah kerja puskesmas kaluku bodoa, didapatkan rata-rata hasil pengukuran rentang gerak sendi 108,250 untuk fleksi lutut kiri dan 109,860 untuk fleksi lutut kanan. Berdasarkan pengukuran kekuatan otot didapatkan 89 orang (89,9%) responden memiliki kekutan otot yang melemah. Serta berdasarkan pengukuran keseimbangan didapatkan 84 orang (84,9%) responden memiliki keseimbangan yang rendah. Kesimpulan : mayoritas lansia di wilayah kerja puskesmas kaluku bodoa memiliki rentang gerak sendi di bawah nilai normal (menurun), kekuatan otot yang melemah, dan keseimbangan yang rendah. Kata Kunci : Rentang gerak sendi, kekuatan otot, keseimbangan, lansia Sumber literatur : 74 Kepustakaan (2018-2024).

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Rentang gerak sendi, kekuatan otot, keseimbangan, lansia
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Keperawatan > Keperawatan
Depositing User: Nasyir Nompo
Date Deposited: 27 Jan 2026 06:53
Last Modified: 27 Jan 2026 06:53
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/52957

Actions (login required)

View Item
View Item