KEDUDUKAN TANAH TIMBUL YANG BERASAL DARI TANAH MILIK TERDAMPAK ABRASI DI WILAYAH PESISIR PANTAI (Studi Kasus di Desa Tamasaju Kecamatan Galseong Utara Kabupaten Takalar) = POSITION OF RISING LAND ORIGINATING FROM LAND AFFECTED BY ABRASION IN COASTAL AREA (Case Study in Tamasaju Village, North Galseong District, Takalar Regency)


AKBAR, MUHAMMAD FARIZ (2025) KEDUDUKAN TANAH TIMBUL YANG BERASAL DARI TANAH MILIK TERDAMPAK ABRASI DI WILAYAH PESISIR PANTAI (Studi Kasus di Desa Tamasaju Kecamatan Galseong Utara Kabupaten Takalar) = POSITION OF RISING LAND ORIGINATING FROM LAND AFFECTED BY ABRASION IN COASTAL AREA (Case Study in Tamasaju Village, North Galseong District, Takalar Regency). Skripsi thesis, UNIVERSITAS HASANUDDIN MAKASSAR.

[thumbnail of Sampul]
Preview
Image (Sampul)
B011201268-l5R20kLDxwh9ZXVO-20251008144430.jpg

Download (314kB) | Preview
[thumbnail of Bab 1-2] Text (Bab 1-2)
B011201268-1-2.pdf

Download (359kB)
[thumbnail of Daftar Pustaka] Text (Daftar Pustaka)
B011201268-dp.pdf

Download (185kB)
[thumbnail of Full Teks] Text (Full Teks)
B011201268-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 26 September 2027.

Download (2MB)

Abstract (Abstrak)

Latar Belakang: Tanah timbul merupakan fenomena alam di wilayah pesisir yang seringkali menimbulkan persoalan hukum terkait status kepemilikannya. Sebagaimana kedudukan tanah timbul dalam regulasi yang berlaku merupakan tanah yang dikuasai langsung oleh negara atau tanah negara. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan menentukan kedudukan tanah timbul terdampak abrasi yang diklaim sebagai tanah milik oleh pemilik tanah berbatasan dan untuk menganalisis dan mendeskripsikan penyelesaian permasalahan terhadap tanah timbul yang diklaim sebagai tanah milik oleh pemilik tanah berbatasan. Metode Penelitian: Tipe penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum empiris dengan menggunakan pendekatan kasus dan perundang-undangan. Jenis datanya adalah data primer dan sekunder. Data primer diperoleh dengan cara melakukan wawancara secara langsung kepada responden dan narasumber terkait. Data sekunder diperoleh dari studi kepustakaan, pendapat dari ahli hukum, dan studi internet. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif. Hasil: Penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Kedudukan tanah timbul terdampak abrasi yang diklaim sebagai tanah milik oleh pemilik tanah yang berbatasan langsung dengan tanah timbul, di Desa Tamasaju Kecamatan Galesong Utara Kabupaten Takalar merupakan tanah yang dikuasai oleh negara atau tanah negara, dikarenakan tanah timbul tersebut belum dilekati oleh hak atas tanah diatasnya. (2) Penyelesaian permasalahan terhadap kedudukan tanah timbul dapat ditempuh melalui pengaduan kepada Kantor Pertanahan Kabupaten Takalar dengan cara pemilik tanah yang berbatasan langsung dengan tanah timbul dapat mengajukan permohonan hak milik atas tanah timbul tersebut. Kesimpulan: Berdasarkan hasil penelitian kedudukan tanah timbul terhadap tanah milik yang terdampak abrasi di wilayah pesisir pantai, merupakan tanah yang dikuasai langsung oleh negara dan penyelesaian permasalahan yang dapat di tempuh oleh masyarakat dengan cara melakukan permohonan terhadap hak atas tanah timbul kepada Kantor Pertanahan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Abrasi, Tanah Timbul, Wilayah Pesisir
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Hukum > Ilmu Hukum
Depositing User: - Andi Anna
Date Deposited: 27 Jan 2026 03:53
Last Modified: 27 Jan 2026 03:53
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/52940

Actions (login required)

View Item
View Item