PERAN AUDIT KEPATUHAN SYARIAH DALAM PELAKSANAAN GOOD CORPORATE GOVERNANCE (Studi Kasus pada PT Bank Syariah Indonesia, Tbk) = ROLE OF SHARIAH COMPLIANCE AUDIT ON GOOD CORPORATE GOVERNANCE IMPLEMENTATION (Case Study In PT Bank Syariah Indonesia, Tbk)


ISHAK, MUHAMMAD RAHMAT AMIN (2025) PERAN AUDIT KEPATUHAN SYARIAH DALAM PELAKSANAAN GOOD CORPORATE GOVERNANCE (Studi Kasus pada PT Bank Syariah Indonesia, Tbk) = ROLE OF SHARIAH COMPLIANCE AUDIT ON GOOD CORPORATE GOVERNANCE IMPLEMENTATION (Case Study In PT Bank Syariah Indonesia, Tbk). Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of A062221016-TESIS-COVER.jpg]
Preview
Image
A062221016-TESIS-COVER.jpg

Download (33kB) | Preview
[thumbnail of Bab1-2] Text (Bab1-2)
A062221016-TESIS-BAB 1-2(FILEminimizer).pdf

Download (321kB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
A062221016-TESIS-DAPUS(FILEminimizer).pdf

Download (242kB)
[thumbnail of Full Text] Text (Full Text)
A062221016-TESIS-FULL TEXT(FILEminimizer).pdf
Restricted to Repository staff only until 10 November 2027.

Download (1MB)

Abstract (Abstrak)

Latar belakang. Audit kepatuhan syariah merupakan pilar penting dalam menjaga kesesuaian operasional bank syariah dengan prinsip-prinsip syariah. Di tengah meningkatnya tuntutan terhadap tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance/GCG), keberadaan audit kepatuhan syariah menjadi semakin strategis, terutama pada lembaga keuangan seperti PT Bank Syariah Indonesia, Tbk. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran audit kepatuhan syariah dalam meningkatkan Good Corporate Governance, serta mengidentifikasi kendala yang dihadapi dalam penerapannya di lingkungan PT Bank Syariah Indonesia, Tbk. Metode. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dan dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles dan Huberman, yang meliputi tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa audit kepatuhan syariah di BSI memperkuat lima pilar utama GCG: transparansi, akuntabilitas, responsibilitas, independensi, dan kewajaran. Laporan audit yang sistematis, struktur kepatuhan yang independen, serta sinergi dengan fungsi audit lain menjadi faktor penguat tata kelola syariah. Namun demikian, ditemukan kendala signifikan seperti rendahnya kapasitas SDM dalam memahami akad, literasi syariah nasabah yang masih terbatas, dan belum optimalnya harmonisasi opini antar Dewan Pengawas Syariah. Kesimpulan. Audit kepatuhan syariah memiliki kontribusi nyata dalam mendorong praktik GCG di bank syariah. Untuk mengatasi kendala yang ada, diperlukan penguatan kompetensi SDM, edukasi nasabah yang lebih efektif, serta koordinasi internal DPS yang lebih terstruktur dan terstandarisasi.

Keyword : Audit kepatuhan syariah, good corporate governance, bank syariah, tata kelola, kepatuhan prinsip syariah.

Item Type: Thesis (Thesis)
Uncontrolled Keywords: Sharia compliance audit, good corporate governance, Islamic banks, governance, compliance with sharia principles.
Subjects: H Social Sciences > HC Economic History and Conditions
Divisions (Program Studi): Fakultas Ekonomi > Akuntansi
Depositing User: Rasman
Date Deposited: 26 Jan 2026 07:41
Last Modified: 26 Jan 2026 07:41
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/52921

Actions (login required)

View Item
View Item