HAK ATAS KOTA: DINAMIKA IDENTITAS DAN POLITIK ESTETIKA PADA SUBKULTUR SENI GRAFFITI DI KOTA MAKASSAR = RIGHT TO THE CITY: IDENTITY AND POLITICS-AESTHETIC DYNAMICS OF THE GRAFFITI ART SUBCULTURE IN MAKASSAR CITY


RIEF'AD, AHMAD FUAD (2025) HAK ATAS KOTA: DINAMIKA IDENTITAS DAN POLITIK ESTETIKA PADA SUBKULTUR SENI GRAFFITI DI KOTA MAKASSAR = RIGHT TO THE CITY: IDENTITY AND POLITICS-AESTHETIC DYNAMICS OF THE GRAFFITI ART SUBCULTURE IN MAKASSAR CITY. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of cover]
Preview
Image (cover)
E042231004-ZrYwGL8UTaBb6tR4-20250821110739.jpg

Download (840kB) | Preview
[thumbnail of bab 1-2] Text (bab 1-2)
E042231004-1-2.pdf

Download (2MB)
[thumbnail of dapus] Text (dapus)
E042231004-dp.pdf

Download (175kB)
[thumbnail of full teks] Text (full teks)
E042231004-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 6 August 2027.

Download (3MB)

Abstract (Abstrak)

Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif bersifat deskriptif yang melibatkan 10 (sepuluh) informan kunci. Peneliti memilih dengan cara sengaja, yang artinya informan dipilih berdasarkan ketentuan yang telah disusun sesuai dengan topik pembahasan. Observasi partisipatif dan wawancara mendalam adalah dua jenis teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini. Temuan utama mengungkapkan bahwa keberadaan graffiti di ruang publik Kota Makassar merupakan cerminan dari bentuk perlawanan terhadap norma konvensional dan sebagai respon terhadap permasalahan privatisasi dan komersialisasi ruang yang dihadapi kota. Seni Graffiti dapat dipahami sebagai bentuk permainan estetika yang menciptakan disensus. Meskipun pada permukaannya tampak sebagai perlawanan terhadap status quo, juga berada dalam ranah yang dikuasai oleh kapitalisme. Hal ini membuka kenyataan pahit bahwa dalam masyarakat yang segala sesuatu telah menjadi komoditas, resistensi pun harus bernegosiasi dengan sistem untuk bertahan hidup. Seni graffiti tidak bisa dilihat sepenuhnya steril dari kontaminasi masyarakat, ia adalah produk sekaligus kritik atasnya. Para writer graffiti di Makassar membentuk jaringan sosial yang berbasis pada solidaritas, kompetisi, dan kreativitas. Namun, dinamika konflik yang pada dasarnya saling menghargai aspek yang berbeda dari graffiti, sering kali berujung pada polarisasi yang membuat subkultur ini sulit berkembang secara harmonis.

Item Type: Thesis (Thesis)
Uncontrolled Keywords: Kapitalisme, Seni Graffiti, Subkultur, Hak Atas Kota, Identitas dan Politik-Estetika
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Antropologi
Depositing User: Unnamed user with username pkl2
Date Deposited: 26 Jan 2026 07:07
Last Modified: 26 Jan 2026 07:07
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/52899

Actions (login required)

View Item
View Item