Gambaran Perilaku Pencegahan Dermatitis Kontak Pada IRT Di Wilayah Kerja Puskesmas Kassi-Kassi Kelurahan Kassi-Kassi = Overview of Contact Dermatitis Prevention Behavior of Housewives in the Kassi-Kassi Health Center Working Area.


SAMRUSANDI, ARDIL (2024) Gambaran Perilaku Pencegahan Dermatitis Kontak Pada IRT Di Wilayah Kerja Puskesmas Kassi-Kassi Kelurahan Kassi-Kassi = Overview of Contact Dermatitis Prevention Behavior of Housewives in the Kassi-Kassi Health Center Working Area. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
R011211092-P1wBtT2VZmWNp38G-20250114220742.jpg

Download (759kB) | Preview
[thumbnail of Bab 1-2] Text (Bab 1-2)
R011211092-1-2.pdf

Download (411kB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
R011211092-dp.pdf

Download (395kB)
[thumbnail of Fulltext] Text (Fulltext)
R011211092-full.pdf
Restricted to Repository staff only until 11 December 2026.

Download (2MB)

Abstract (Abstrak)

Dermatitis kontak adalah kondisi peradangan kulit akibat paparan iritan atau alergen yang umum terjadi, khususnya pada kelompok ibu rumah tangga (IRT) yang sering terpapar bahan kimia rumah tangga. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perilaku pencegahan dermatitis kontak pada IRT di wilayah kerja Puskesmas Kassi-Kassi, Kelurahan Kassi-Kassi. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Sebanyak 338 responden yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang mencakup aspek gejala, pengetahuan, dan perilaku pencegahan dermatitis kontak. Analisis data dilakukan menggunakan Analisis Univariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden memiliki riwayat gejala Dermatitis terkait Penyebab Perilaku Pencegahan tidak beresiko (98,2%), pengetahuan cukup (55,9%) dan perilaku pencegahan yang kurang (57,4%). Hanya sebagian kecil yang menunjukkan perilaku pencegahan baik (7,1%). Faktor usia, tingkat pendidikan, dan masa menjadi IRT memengaruhi perilaku pencegahan. Responden yang berusia lanjut (>46 tahun) cenderung memiliki perilaku pencegahan kurang baik meskipun memiliki pengalaman lebih banyak. Faktor pendidikan juga berkontribusi signifikan, di mana IRT dengan pendidikan perguruan tinggi memiliki pengetahuan lebih baik dibandingkan yang berpendidikan rendah. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa meskipun sebagian besar IRT memiliki tingkat pengetahuan yang cukup, implementasi perilaku pencegahan masih kurang optimal. Hal ini menunjukkan perlunya edukasi dan pelatihan terkait pencegahan dermatitis kontak, terutama pada IRT dengan tingkat pendidikan rendah dan mereka yang telah lama menjalani pekerjaan rumah tangga. Upaya peningkatan kesadaran ini penting untuk menurunkan risiko dermatitis kontak di masyarakat.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Dermatitis kontak, Perilaku pencegahan, Ibu Rumah Tangga
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Keperawatan > Keperawatan
Depositing User: Nasyir Nompo
Date Deposited: 27 Jan 2026 00:43
Last Modified: 27 Jan 2026 00:43
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/52893

Actions (login required)

View Item
View Item