PALIMBONG, PUTRA SAMUDRA (2025) Kekuatan Adat Rambu Solo' Dalam Menempatkan Posisi Kepala Desa Di Kabupaten Toraja Utara = The Power Of The Rambu Solo' Custom In Determening The Position of the Village Head In North Toraja. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
E041211019-I6peMsfJucPHiTnZ-20250821150619.jpg
Download (467kB) | Preview
E041211019-1-2.pdf
Download (196kB)
E041211019-dp.pdf
Download (137kB)
E041211019-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 30 July 2027.
Download (1MB)
Abstract (Abstrak)
Penelitian ini menganalisis bagaimana kekuatan adat Rambu Solo’ memengaruhi kedudukan politik kepala desa di Desa Nanna”, Kabupaten Toraja Utara. Tradisi Rambu Solo’ bukan hanya merupakan ritual kematian, tetapi juga mengandung dimensi sosial, ekonomi, dan politik yang kuat. Dalam masyarakat Toraja, keterlibatan dalam pelaksanaan Rambu Solo’ mencerminkan status sosial dan dipandang sebagai sumber legitimasi yang memengaruhi kelayakan seseorang untuk memimpin. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengaruh Rambu Solo’ terhadap legitimasi dan kredibilitas calon kepala desa, serta menganalisis hubungan antara pelaksanaan upacara adat tersebut dan dukungan masyarakat. Dengan pendekatan kualitatif dan desain studi kasus, data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi terhadap tokoh adat, kepala desa, dan masyarakat setempat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Rambu Solo’ berfungsi sebagai wacana kekuasaan yang membentuk opini publik dan persepsi eligibilitas calon pemimpin. Keterlibatan aktif calon kepala desa dalam upacara ini memperkuat legitimasi sosial melalui pengakuan simbolik dan kontrol sosial komunitas. Di sisi lain, upacara ini juga berkontribusi pada akumulasi kekuasaan simbolik yang memperkuat posisi sosial-politik calon di mata masyarakat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kekuatan adat Rambu Solo’ memainkan peran strategis dalam pembentukan legitimasi politik di tingkat desa. Rambu Solo’ berperan sebagai instrumen budaya yang bukan hanya mempertahankan identitas lokal, tetapi juga menentukan arah dan struktur kekuasaan dalam komunitas adat. Temuan ini menantang pendekatan universal terhadap konsep legitimasi, serta menegaskan pentingnya pemahaman kontekstual dalam tata kelola berbasis budaya.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kata Kunci: Rambu Solo’, legitimasi politik, kekuasaan simbolik, otoritas tradisional, budaya politik, kepemimpinan desa |
| Subjects: | H Social Sciences > H Social Sciences (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Politik |
| Depositing User: | Unnamed user with username pkl2 |
| Date Deposited: | 26 Jan 2026 06:09 |
| Last Modified: | 26 Jan 2026 06:09 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/52880 |
