Rosidin, Nafa Putri (2025) Perjanjian Kemitraan Penyiaran TVRI Sulawesi Selatan dalam Penayangan Konten Pada Layanan Over The Top (OTT) = South Sulawesi TVRI Broadcasting Partnership Agreement in Airing Content on Over The Top (OTT) Services. Skripsi thesis, UNIVERSITAS HASANUDDIN MAKASSAR.
B011191072-n1LiaWoIUxmEdcOB-20250926162435.jpg
Download (271kB) | Preview
B011191072-1-2.pdf
Download (224kB)
B011191072-dp.pdf
Download (61kB)
B011191072-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 25 July 2027.
Download (20MB)
Abstract (Abstrak)
ABSTRAK NAFA PUTRI ROSIDIN (B011191073). “Perjanjian Kemitraan Penyiaran Tvri Sulawesi Selatan dalam Penayangan Konten Pada Layanan Over The Top (OTT)”. Di Bimbingan Marwah dan Fadila Jamilah sebagai Pembimbing. Perkembangan teknologi digital, khususnya layanan Over The Top (OTT) seperti YouTube, telah mengubah praktik penyiaran di Indonesia. Meskipun demikian, OTT tidak termasuk dalam definisi penyiaran menurut Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2002 tentang Penyiaran. Hal ini menimbulkan permasalahan hukum karena penayangan konten melalui OTT seharusnya memiliki dasar perjanjian khusus. Dalam praktiknya, TVRI Sulawesi Selatan tetap menayangkan program mitra melalui kanal YouTube tanpa adanya klausul eksplisit dalam perjanjian kemitraan penyiaran, sehingga menimbulkan potensi pelanggaran hak cipta. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan menganalisis substansi perjanjian kemitraan penyiaran antara LPP TVRI Sulawesi Selatan dengan mitra, serta menelaah kemungkinan pelanggaran hak cipta akibat penayangan konten melalui media OTT. Penelitian ini penting karena dapat memberikan gambaran mengenai batasan kebijakan penyiaran di era digital dan implikasinya terhadap perlindungan hak cipta, baik bagi lembaga penyiaran maupun mitra sebagai pemilik program. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum empiris dengan pendekatan *socio-legal*. Data diperoleh melalui studi lapangan dan studi kepustakaan, kemudian dianalisis dengan metode kualitatif. Pendekatan ini memungkinkan peneliti tidak hanya mengkaji teks peraturan dan kebijakan yang relevan, tetapi juga memahami penerapannya dalam praktik penyiaran oleh TVRI Sulawesi Selatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perjanjian kemitraan penyiaran yang digunakan TVRI Sulawesi Selatan tidak memuat klausul mengenai penayangan konten pada media OTT. Kondisi ini menimbulkan potensi pelanggaran hak cipta, khususnya hak ekonomi mitra. Oleh karena itu, penelitian ini menyarankan agar TVRI Sulawesi Selatan menambahkan klausul khusus dalam perjanjian kemitraan atau membuat perjanjian baru yang mengatur penayangan konten di media OTT, serta perlunya regulasi pemerintah untuk memberikan kepastian hukum dan perlindungan hak cipta di era digital. Kata Kunci: Hak Cipta; Over the Top; Penyiaran; Perjanjian Kemitraan.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Hak Cipta; Over the Top; Penyiaran; Perjanjian Kemitraan |
| Subjects: | K Law > K Law (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Hukum > Ilmu Hukum |
| Depositing User: | - Andi Anna |
| Date Deposited: | 26 Jan 2026 03:59 |
| Last Modified: | 26 Jan 2026 03:59 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/52865 |
