RAHMI, NURUL FATIMAH (2024) Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Hypertensive Heart Disease pada Lansia di Poli Kardiologi RSPTN Universitas Hasanuddin dan di Pusat Jantung Terpadu Rumah Sakit Dr. Wahidin Sudirohusodo = Factors Associated with Hypertensive Heart Disease in The Elderly at The Cardiology Clinic of RSPTN Hasanuddin University and at The Integrated Heart Center of Dr. Wahidin Sudirohusodo Hospital. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
R011201044-53IykeSvbdurhJFX-20250111191404.jpg
Download (326kB) | Preview
R011201044-1-2.pdf
Download (291kB)
R011201044-dp.pdf
Download (226kB)
R011201044-fulllll.pdf
Restricted to Repository staff only until 30 December 2026.
Download (2MB)
Abstract (Abstrak)
Latar Belakang: Pada tahun 2017 sebanyak 17,1 juta orang di dunia didiagnosis hypertensive heart disease dengan angka kematian sebanyak 925.675 orang. Menurut Institute ForHealth Metrics and Evaluation tahun 2019 kematian di Indonesia akibat penyakit kardiovaskular mencapai 651.481 penduduk per tahun, stroke menyumbang 331.349 kematian, penyakit jantung koroner 245.343 kematian, dan hypertensive heart disease 50.620 kematian. Untuk itu perlu diketahui faktor apa saja yang berhubungan dengan hypertensive heart disease pada lansia sebagai upaya untuk mencegah ataupun menunda terjadinya hypertensive heart disease. Tujuan: Untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan hypertensive heart disease pada lansia di poli kardiologi RSPTN Universitas Hasanuddin dan di Pusat Jantung Terpadu Rumah Sakit Dr. Wahidin Sudirohusodo. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional dan desain deskriptif retrospektif serta menggunakan uji chi square. Sampel sebanyak 91 responden yang dipilih melalui teknik purposive sampling yang memenuhi kriteria inklusi. Pengumpulan data menggunakan kuesioner Morisky Medical Adherence Scale (MMAS-8) untuk mengukur kepatuhan minum obat, kuesioner Physical Activity Scale Elderly (PASE) untuk mengukur aktivitas fisik lansia, dan kuesioner Semi Quantitative Food Frequency Questionnaire (SQ-FFQ) untuk asupan garam. Hasil: Analisis didapatkan bahwa hypertensive heart disease pada pasien lansia berhubungan dengan usia (p-value = 0,037), riwayat hipertensi keluarga (p-value = 0,022), asupan garam (p-value = 0,000), dan kepatuhan minum obat (p-value = 0,002). Namun tidak pada jenis kelamin (p- value = 0,656), riwayat merokok (p- value = 0,976), obesitas (p- value = 0,854), dislipidemia (p- value = 0,179), aktivitas fisik (p- value = 0,289), ejeksi fraksi (p- value = 0,360), dan TAPSE (p- value = 0,445). Kesimpulan dan Saran: Hypertensive heart disease pada lansia memiliki hubungan yang signifikan terhadap usia, riwayat hipertensi keluarga, asupan garam, dan kepatuhan minum obat. Namun tidak berhubungan pada faktor jenis kelamin, riwayat merokok, obesitas, dislipidemia, aktivitas fisik, ejeksi fraksi, dan TAPSE. Disarankan untuk penelitian selanjutnya agar mengeksplorasi kuesioner asupan garam yang akan digunakan terhadap penelitian faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian hypertensive heart disease
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Hypertensive Heart Disease, Faktor Risiko, Lansia |
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Keperawatan > Ilmu Keperawatan |
| Depositing User: | Nasyir Nompo |
| Date Deposited: | 26 Jan 2026 01:20 |
| Last Modified: | 26 Jan 2026 01:20 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/52835 |
