Analisis Fraud Hexagon dalam Mendeteksi Financial Statement Fraud (Studi Kasus pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2021-2023) = Fraud Hexagon Analysis in Detecting Financial Statement Fraud: A Case Study on Manufacturing Companies Listed on the Indonesia Stock Exchange in 2021–2023


SABIRIN, RAMADHAN (2025) Analisis Fraud Hexagon dalam Mendeteksi Financial Statement Fraud (Studi Kasus pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2021-2023) = Fraud Hexagon Analysis in Detecting Financial Statement Fraud: A Case Study on Manufacturing Companies Listed on the Indonesia Stock Exchange in 2021–2023. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
A031211094-SKRIPSI-COVER.jpg

Download (282kB) | Preview
[thumbnail of Bab1-2] Text (Bab1-2)
A031211094-SKRIPSI-BAB 1-2(FILEminimizer).pdf

Download (358kB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
A031211094-SKRIPSI-DAPUS(FILEminimizer).pdf

Download (170kB)
[thumbnail of Full Text] Text (Full Text)
A031211094-SKRIPSI-FULL TEXT(FILEminimizer).pdf
Restricted to Repository staff only until 14 September 2027.

Download (999kB)

Abstract (Abstrak)

Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh fraud hexagon yaitu pressure dengan stabilitas keuangan, opportunity dengan ketidakefektifan pengawasan, rationalization dengan pergantian auditor, capability dengan pergantian direksi, arrogance dengan total foto CEO, dan collusion dengan kerja sama dengan proyek pemerintah terhadap kecurangan laporan keuangan pada perusahaan manufaktur sektor basic materials yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2021-2023. Terdapat 75 sampel laporan keuangan tahunan perusahaan basic materials dalam penelitian ini yang diambil menggunakan metode purposive sampling. Indikator stabilitas keuangan adalah hasil perhitungan perubahan aset, indikator ketidakefektifan pengawasan adalah rasio jumlah dewan komisaris, indikator rationalization adalah pergantian auditor, indikator capability adalah pergantian direksi, indikator arrogance adalah total foto CEO, dan indikator collusion adalah kerja sama dengan proyek pemerintah. Penelitian ini menggunakan analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa stabilitas keuangan, ketidakefektifan pengawasan, pergantian auditor, pergantian direksi, dan kerja sama dengan proyek pemerintah memiliki pengaruh signifikan terhadap kecurangan laporan keuangan, sedangkan total foto CEO tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap kecurangan laporan keuangan.

Keyword : fraud hexagon, pressure, opportunity, rationalization, capability, arrogance, collusion, financial statement fraud.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: fraud hexagon, pressure, opportunity, rationalization, capability, arrogance, collusion, financial statement fraud.
Subjects: H Social Sciences > HC Economic History and Conditions
Divisions (Program Studi): Fakultas Ekonomi > Akuntansi
Depositing User: Rasman
Date Deposited: 26 Jan 2026 00:21
Last Modified: 26 Jan 2026 00:21
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/52826

Actions (login required)

View Item
View Item