Canva dan Demokratisasi Desain : Implikasi Terhadap Identitas Profesional Desainer Grafis di Makassar = Canva and Design Democratization: The Implication towards Professional Identity of Graphic Designers in Makassar


FATIIN, MUFHIDA (2025) Canva dan Demokratisasi Desain : Implikasi Terhadap Identitas Profesional Desainer Grafis di Makassar = Canva and Design Democratization: The Implication towards Professional Identity of Graphic Designers in Makassar. Thesis thesis, UNIVERSITAS HASSANUDDIN.

[thumbnail of cover]
Preview
Image (cover)
E022231037-hjWl8oPmXzIc2s3f-20250822112628.jpg

Download (720kB) | Preview
[thumbnail of bab 1-2] Text (bab 1-2)
E022231037-1-2.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of dapus] Text (dapus)
E022231037-dp.pdf

Download (413kB)
[thumbnail of full teks] Text (full teks)
E022231037-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 21 August 2027.

Download (5MB)

Abstract (Abstrak)

Latar belakang: Demokratisasi teknologi melalui kemunculan platform desain seperti canva telah mengubah dunia profesi desain grafis, termasuk di Kota Makassar. Tujuan: Penelitian ini bertujuan memahami para desainer grafis di Makassar memaknai penggunaan canva dalam konteks demokratisasi desain; membentuk identitas profesional mereka; serta strategi komunikasi yang diterapkan untuk menjaga nilai profesionalisme. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan tiga desainer grafis yang aktif serta analisis terhadap portofolio visual mereka. Hasil: Canva tidak dianggap sebagai suatu ancaman terhadap profesionalisme, tetapi sebagai sarana yang efektif, fleksibel, dan sesuai dengan kebutuhan industri masa kini. Para desainer memahami kemampuan canva untuk meningkatkan efisiensi kerja, namun tetap mempertahankan nilai keaslian karya dengan mengintegrasikan aset buatan sendiri dan gaya visual yang unik. Identitas professional tidak hanya dilihat dari alat yang digunakan, tetapi juga dari tanggung jawab kepada klien, keselarasan visual, dan kemampuan untuk mengelola proses desain secara mandiri. Strategi komunikasi yang diterapkan oleh para desainer meliputi pemanfaatan portofolio digital, pendekatan secara langsung, serta pembuatan moodboard dan pembelajaran bagi klien. Portofolio yang diteliti menunjukkan kualitas visual yang bersaing, yang menambah bukti bahwa platform seperti canva, saat digunakan oleh orang-orang dengan keterampilan desain yang baik, sebenarnya meningkatkan nilai profesional di zaman demokratisasi. Kesimpulan: Canva tidak hanya mencerminkan perubahan teknologi dalam praktik desain, tetapi juga menghadirkan peluang baru bagi desainer untuk menunjukkan profesionalisme mereka melalui efisiensi kerja, strategi yang adaptif, dan konsistensi dalam identitas visual. Penemuan ini menunjukkan pendekatan baru dalam memahami hubungan antara alat desain yang berbasis web dan pengembangan identitas profesional dalam konteks demokratisasi desain modern.

Item Type: Thesis (Thesis)
Uncontrolled Keywords: canva, demokratisasi desain, identitas profesional, desainer grafis, strategi komunikasi
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Komunikasi
Depositing User: Unnamed user with username pkl2
Date Deposited: 23 Jan 2026 06:39
Last Modified: 23 Jan 2026 06:39
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/52816

Actions (login required)

View Item
View Item