NURBAYANI, NURBAYANI (2025) INDIKASI PRAKTIK FINANCIAL STATEMENT FRAUD PADA PERBANKAN SYARIAH DI INDONESIA BERDASARKAN PENDEKATAN BENEISH M-SCORE MODIFIKASI = INDICATIONS OF FINANCIAL STATEMENT FRAUD PRACTICES IN SHARIA BANKING IN INDONESIA BASED ON THE MODIFIED BENEISH M-SCORE APPROACH. Disertasi thesis, Universitas Hasanuddin.
A023221010-DISERTASI-COVER.jpg
Download (383kB) | Preview
A023221010-DISERTASI-BAB 1-2(FILEminimizer).pdf
Download (604kB)
A023221010-DISERTASI-DAPUS(FILEminimizer).pdf
Download (209kB)
A023221010-DISERTASI-FULL TEXT(FILEminimizer).pdf
Restricted to Repository staff only until 29 November 2027.
Download (4MB)
Abstract (Abstrak)
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara komprehensif pengaruh faktor-faktor fraud hexagon terhadap financial statement fraud, dengan pengungkapan Islamic Social Reporting (ISR) sebagai variabel moderasi. Financial statement fraud diukur menggunakan modified Beneish M-Score model. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan sumber data sekunder berupa laporan tahunan Bank Umum Syariah yang terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) periode 2013–2023. Populasi penelitian meliputi seluruh Bank Umum Syariah di Indonesia, dengan metode purposive sampling diperoleh 9 bank sebagai sampel selama 10 tahun periode pengamatan, menghasilkan total 90 data observasi. Analisis data dilakukan dengan regresi logistik dan Moderated Regression Analysis (MRA) menggunakan perangkat lunak EViews. Hasil regresi logistik menunjukkan bahwa financial target, financial stability change in auditor, dan frequent number of CEO picture berpengaruh signifikan terhadap financial statement fraud. Sedangkan external pressure, change in director state owened enterprises, ineffective monitoring, dan nature of industry tidak berpengaruh terhadap financial statement fraud. Dalam pengujian moderasi, Islamic social reporting dapat memperlemah atau meminimalisir terjadinya FSF yang dipengaruhi variabel financial target, financial stability, change in auditor, dan frequent number of CEO picture. Sebaliknya, ISR tidak signifikan memperlemah pengaruh external pressure, change in director, state-owned enterprises, ineffective monitoring, dan nature of industry terhadap FSF. Temuan ini mendukung perspektif teori kontingensi, yang menekankan bahwa efektivitas ISR dalam mencegah fraud bersifat kontekstual dan terbatas pada risiko yang bersumber dari dinamika internal dan tekanan kinerja. Implikasi penelitian menyarankan agar regulator dan pelaku industri memperkuat integrasi ISR sebagai bagian dari tata kelola berbasis nilai, khususnya dalam menghadapi tekanan target keuangan dan praktik pergantian auditor strategis.
Keyword : Fraud Hexagon Theory, Financial Statement Fraud, Islamic Social.
| Item Type: | Thesis (Disertasi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Fraud Hexagon Theory, Financial Statement Fraud, Islamic Social. |
| Subjects: | H Social Sciences > HC Economic History and Conditions |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Ekonomi > Ilmu Akuntasi |
| Depositing User: | Rasman |
| Date Deposited: | 22 Jan 2026 03:17 |
| Last Modified: | 22 Jan 2026 03:17 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/52773 |
