GAMBARAN TINGKAT DEPRESI DAN KECEMASAN LANSIA DENGAN DIABETES MELITUS DI KOTA MAKASSAR = A STUDY ON THE LEVELS OF DEPRESSION AND ANXIETY AMONG ELDERLY DIABETES MELLITUS PATIENTS IN MAKASSAR CITY


NATASHA, GRACE YUANITA (2024) GAMBARAN TINGKAT DEPRESI DAN KECEMASAN LANSIA DENGAN DIABETES MELITUS DI KOTA MAKASSAR = A STUDY ON THE LEVELS OF DEPRESSION AND ANXIETY AMONG ELDERLY DIABETES MELLITUS PATIENTS IN MAKASSAR CITY. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
R011211041-XkGzAvu1fFjxKyBI-20250107135836.jpg

Download (276kB) | Preview
[thumbnail of Bab 1-2] Text (Bab 1-2)
R011211041-1-2.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
R011211041-dp.pdf

Download (278kB)
[thumbnail of Fulltext] Text (Fulltext)
R011211041-full.pdf
Restricted to Repository staff only until 27 December 2027.

Download (1MB)

Abstract (Abstrak)

Latar Belakang: Diabetes Mellitus (DM) adalah penyakit kronis yang menjadi salah satu penyebab utama kematian di dunia, menempati peringkat keempat. Pada tahun 2019, sekitar 9,3% penduduk dunia, atau setara dengan 463 juta orang, menderita DM. Angka ini terus bertambah, terutama pada kelompok lansia. Lansia yang hidup dengan DM sering kali mengalami tingkat depresi dan kecemasan yang lebih tinggi, yang dapat memengaruhi kemampuan mereka dalam menjalani aktivitas sehari-hari dan menurunkan kualitas hidup secara keseluruhan. Depresi menjadi salah satu masalah kesehatan mental yang sering dialami oleh lansia, sementara gangguan kecemasan pada tahun 2021 memengaruhi sekitar 3,6% populasi dunia. Penelitian ini dilakukan di tiga puskesmas, yaitu Kassi-Kassi, Paccerakang, dan Sudiang Raya, yang memiliki jumlah lansia DM terbanyak di Kota Makassar. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran tentang tingkat depresi dan kecemasan yang dialami lansia dengan DM di wilayah tersebut. Tujuan: untuk mengetahui bagaimana tingkat depresi dan kecemasan pada pasien lansia DM di Kota Makassar. Metode: Penelitian ini merupakan peneitian kuantitatif dengan metode deskriptif. Instrumen yang digunkan adalah GDS-15(Geriatric Depression Scale Short Form-15) untuk depresi dan GAD-7 (Generalized Anxiety Disorder-7) untuk kecemasan. Sampel penelitian ini Sebanyak 122 responden responden dipilih dengan teknik purposive sampling. Data dianalisis menggunakan SPSS versi 22. Hasil: Dari ketiga lokasi penelitian, Puskesmas Kassi-Kassi mencatat lebih banyak kasus depresi ringan (83,3%), Paccerakang isolasi sosial lebih menonjol sebagai faktor kecemasan (67,5%) sementara Puskesmas Sudiang Raya memiliki angka depresi sedang hingga berat sebanyak (82,5%). Dari ketiga lokasi yang diteliti, lansia yang lebih tua, perempuan, dan yang sudah lama menderita DM cenderung memiliki tingkat depresi dan kecemasan yang lebih tinggi. Kesimpulan dan Saran: Penelitian ini menyimpulkan bahwa mayoritas lansia di wilayah kerja Puskesmas Kassi-Kassi, Puskesmas Paccerakang dan Puskesmas Sudiang Raya sebagian besar mencatat depresi dan kecemasan ringan. Oleh karena itu, dengan adanya penelitian ini, diharapkan menjadi dasar untuk mengembangkan teori yang lebih komprehensif.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Depresi, Kecemasan, Lansia, Diabetes Melitus
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Keperawatan > Keperawatan
Depositing User: Nasyir Nompo
Date Deposited: 22 Jan 2026 06:32
Last Modified: 22 Jan 2026 06:32
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/52764

Actions (login required)

View Item
View Item