Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kekuatan Menggenggam Lansia di Puskesmas Batua Kota Makassar = Factors Related to Elderly Grip Strength in Batua Health Center Makassar City


TANGKEALLO, INRIANI GELO (2024) Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kekuatan Menggenggam Lansia di Puskesmas Batua Kota Makassar = Factors Related to Elderly Grip Strength in Batua Health Center Makassar City. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
R011201042-RhkebxGmipPOvryV-20250106103432.jpg

Download (272kB) | Preview
[thumbnail of Bab 1-2] Text (Bab 1-2)
R011201042-1-2.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
R011201042-dp.pdf

Download (430kB)
[thumbnail of Fulltext] Text (Fulltext)
R011201042-full.pdf
Restricted to Repository staff only until 5 December 2026.

Download (4MB)

Abstract (Abstrak)

Inriani Gelo Tangkeallo. R011201042. FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEKUATAN MENGGENGGAM LANSIA DI PUSKESMAS BATUA KOTA MAKASSAR, dibimbing oleh Andi Masyitha Irwan dan Wa Ode Nur Isnah Sabriyati. Latar Belakang: Kekuatan otot genggam tangan merupakan salah satu poin dalam mengidentifikasi adanya kelemahan otot dan keterbatasan mobilitas pada lansia dimana kedua faktor tersebut berpengaruh kuat terhadap terjadinya keterbatasan aktivitas fungsional pada lansia dalam kehidupan sehari-harinya. Tujuan: Mengidentifikasi faktor-faktor yang berhubungan dengan kekuatan menggenggam lansia di Puskesmas Batua Kota Makassar. Metode: Penelitian ini menggunakan desain penelitian Cross-sectional. Teknik pengambilan sampel adalah Non-probability Sampling, yakni Purposive Sampling dilanjutkan dengan rumus Slovin. Sampel pada penelitian ini berjumlah 80 jiwa lansia. Pengambilan data dilakukan dengan membagikan kuesioner dan pemeriksaan fisik secara langsung. Hasil: Pada penelitian ini diperoleh hasil lebih dari setengah responden yaitu 52,5% yang memiliki kekuatan genggam tangan normal dan kuat. Dari hasil uji chi-square didapatkan usia (p=0,796); jenis kelamin (p=0,729); aktivitas fisik dan status nutrisi (p=<0,001); multimorbiditas (p=0,065). Kesimpulan dan Saran: Lebih dari setengah lansia yang memiliki kekuatan genggam tangan yang baik, adanya hubungan antara aktivitas fisik dan status nutrisi terhadap kekuatan genggam lansia. Untuk peneliti selanjutnya agar meneliti variabel-variabel yang belum sempat diteliti pada penelitian ini dengan jumlah sampel yang lebih besar.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Lansia, kekuatan genggam, kekuatan otot
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Keperawatan > Keperawatan
Depositing User: Nasyir Nompo
Date Deposited: 22 Jan 2026 03:21
Last Modified: 22 Jan 2026 03:21
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/52759

Actions (login required)

View Item
View Item