Gambaran Adiksi Game Online pada Remaja MTSN 2 Enrekang di Kabupaten Enrekang = Description of Online Game Addiction among Teenagers at MTSN 2 Enrekang, Enrekang Regency


SUNARTI.R, SUNARTI.R (2024) Gambaran Adiksi Game Online pada Remaja MTSN 2 Enrekang di Kabupaten Enrekang = Description of Online Game Addiction among Teenagers at MTSN 2 Enrekang, Enrekang Regency. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
R011231091-0sqrVLGtyWM1nfXw-20250103084027.jpg

Download (207kB) | Preview
[thumbnail of Bab 1-2] Text (Bab 1-2)
R011231091-1-2.pdf

Download (918kB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
R011231091-dp.pdf

Download (385kB)
[thumbnail of Fulltext] Text (Fulltext)
R011231091-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 6 December 2026.

Download (878kB)

Abstract (Abstrak)

ABSTRAK Sunarti R.R011231091. Gambaran Adiski Game Online pada remaja MTSN 2 Enrekang di Kabupaten Enrekang, dibimbing oleh Nur fadilah Latar belakang : Penggunaan game online secara berlebihan, dapat menyebabkan adiksi, yang berdampak negatif pada kesehatan seperti Insomnia. WHO telah menetapkan adiksi game sebagai gangguan mental dalam ICD-11. Di era modern banyak remaja memainkan video game secara berlebihan. Tujuan: Diketahuinya Gambaran Adiksi Game Online pada remaja MTSN 2 Enrekang di Kabupaten Enrekang Metode: Menggunakan penelitian Kuantitatif deskriptif. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner data demografi dan kuesioner adiksi game online. Jumlah sampel sebanyak 211 siswa. Tekhnik pengambilan data menggunakan Non probability sampling dengan tekhnik Purposive sampling. Hasil: Penelitian ini menunjukkan bahwa dari 211 responden didapatkan sebagian besar remaja tidak mengalami adiksi game online (52,1%), Adiksi ringan (40,8%) dan yang mengalami adiksi game online (7,1%). Waktu terlama bermain game online yang dilakukan oleh sebagian besar remaja ialah 2 sampai <4 jam dalam sekali permainan. Sebagian besar remaja memiliki rata rata waktu bermain 30 menit sampai 1 jam perhari dalam 2 sampai 3 hari perminggu. Alasan siswa bermain game online karena merasa bosan dan untuk mencari teman. Dampak bermain game online yang dirasakan ialah masalah Kesehatan berupa insomnia dan kurang interaksi sosial serta penurunan prestasi belajar Kesimpulan dan saran: Hasil penelitian ini menunjukan bahwa sebagian besar remaja MTSN 2 Enrekang tidak mengalami adiksi game online. Untuk penelitian selanjutnya diharapkan menggunakan sampel yang lebih luas dengan menggunakan tambahan variabel yang berpengaruh terhadap adiksi game online dengan menggunakan penelitian kualitatif Kata Kunci: adiksi game online, Remaja Kepustakaan: 47 (2013-2024)

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Adiksi game online, Remaja
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Keperawatan > Keperawatan
Depositing User: Nasyir Nompo
Date Deposited: 21 Jan 2026 07:12
Last Modified: 21 Jan 2026 07:12
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/52737

Actions (login required)

View Item
View Item