COLLABORATIVE INNOVATION MANAGEMENT DALAM REKRUTMENT PRO-AKTIF CALON ANGGOTA KEPOLISIAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA = COLLABORATIVE INNOVATION MANAGEMENT IN PRO-ACTIVE RECRUITMENT OF PROSPECTIVE MEMBERS OF THE STATE POLICE OF THE REPUBLIC OF INDONESIA


SAMAD, FADLY (2025) COLLABORATIVE INNOVATION MANAGEMENT DALAM REKRUTMENT PRO-AKTIF CALON ANGGOTA KEPOLISIAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA = COLLABORATIVE INNOVATION MANAGEMENT IN PRO-ACTIVE RECRUITMENT OF PROSPECTIVE MEMBERS OF THE STATE POLICE OF THE REPUBLIC OF INDONESIA. Disertasi thesis, UNIVERSITAS HASANUDDIN.

[thumbnail of sampul]
Preview
Image (sampul)
E013222014-nfoqCM2ZNuDAKpF7-20250614141457.jpg

Download (428kB) | Preview
[thumbnail of bab 1-2] Text (bab 1-2)
E013222014-1-2.pdf

Download (437kB)
[thumbnail of dapus] Text (dapus)
E013222014-dp.pdf

Download (141kB)
[thumbnail of full teks] Text (full teks)
E013222014-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 4 June 2027.

Download (2MB)

Abstract (Abstrak)

Salah satu strategi yang dilakukan oleh institusi Polri adalah peningkatan sumber daya manusia (SDM) yang unggul melalui inovasi program rekrutmen proaktif Agar rekrutmen proaktif terselenggara dengan efektif, dibutuhkan sebuah pendekatan komprehensif, yaitu collaborative innovation. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif untuk menjelaskan rekrutmen proaktif sesuai dengan konteksnya. Informan meliputi pimpinan dan staf SDM Polda Kalimantan Utara, Polda Sulawesi Selatan, dan Polda Papua, staf Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipli, Ketua KONI, LSM, Komnas HAM. staf Kementerian Agama, dan staf Dinas Pendidikan. Jenis data terdiri atas data primer dan data sekunder. Metode pengumpulan data meliputi observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi Analisis data menggunakan analisis data interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi awal pada inovasi kolaboratif dalam program rekrutmen proaktif calon anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia menunjukkan adanya kerja sama yang telah terjalin antara Polda dan berbagai stakeholders. Metagovernance terlihat melalui koordinasi antar-stakeholder yang berfokus pada penyeragaman persepsi dan pemahaman tentang aturan yang berlaku. Proses menunjukkan kolaborasi yang bersifat rigid dan kaku Faktor pendorong meliputi sumber daya manusia, serta penggunaan teknologi dalam proses rekrutmen. Adapun faktor penghambat seperti keterbatasan jumlah sumber daya manusia, sarana dan prasarana, anggaran, koordinasi, serta tantangan sosial dan kultural. Output inovasi dan evaluasi menunjukkan berbagal output inovasi yang berkaitan dengan budaya lokal dan teknologi. Evaluasi menunjukkan bahwa evaluasi dilakukan secara informal tanpa melibatkan berbagai stakeholder dalam proses evaluasi. Model inovasi kolaboratif yang adaptif merupakan rekomendasi model dalam rangka mencapai efektivitas rekrutmen proaktif Model ini menekankan pentingnya seluruh stakeholders untuk mampu beradaptasi dalam memastikan kondisi awal. metagovemance, proses, faktor pendorong dan penghambat, output inovasi dan evaluasi berjalan dengan efektif pada program rekrutmen proaktif calon anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia

Item Type: Thesis (Disertasi)
Uncontrolled Keywords: Collaborative Innovation Management, Rekrutmen Proaktif, Kepolisian Republik Indonesia
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Administrasi Publik
Depositing User: - Nurhasnah
Date Deposited: 19 Jan 2026 06:35
Last Modified: 19 Jan 2026 06:35
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/52674

Actions (login required)

View Item
View Item