ANALISIS DETERMINAN PENDAPATAN PEKERJA BERDASARKAN GENDER DI PROVINSI SULAWESI SELATAN TAHUN 2024 = ANALYSIS OF WORKER INCOME DETERMINANTS BASED ON GENDER IN SOUTH SULAWESI PROVINCE IN 2024


ILYAS, EKAYANA (2025) ANALISIS DETERMINAN PENDAPATAN PEKERJA BERDASARKAN GENDER DI PROVINSI SULAWESI SELATAN TAHUN 2024 = ANALYSIS OF WORKER INCOME DETERMINANTS BASED ON GENDER IN SOUTH SULAWESI PROVINCE IN 2024. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
A011211114-SKRIPSI-COVER.jpeg

Download (41kB) | Preview
[thumbnail of Bab1-2] Text (Bab1-2)
A011211114-SKRIPSI-BAB 1-2(FILEminimizer).pdf

Download (281kB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
A011211114-SKRIPSI-DAPUS(FILEminimizer).pdf

Download (154kB)
[thumbnail of Full Text] Text (Full Text)
A011211114-SKRIPSI-FULL TEXT(FILEminimizer).pdf
Restricted to Repository staff only until 2 September 2027.

Download (821kB)

Abstract (Abstrak)

Perbedaan pendapatan antara laki-laki dan perempuan masih menjadi isu penting dalam ketenagakerjaan di Provinsi Sulawesi Selatan. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi pendapatan pekerja berdasarkan gender dengan menggunakan data Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) tahun 2024. Sampel terdiri atas 23.882 pekerja, yaitu 13.899 laki-laki dan 9.983 perempuan. Variabel independen meliputi tingkat pendidikan, usia, status pernikahan, lokasi tempat tinggal, dan status pekerjaan, dengan variabel dependen yaitu pendapatan pekerja. Analisis dilakukan menggunakan regresi linier berganda dengan pemisahan model berdasarkan gender.Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pendidikan, usia, lokasi tempat tinggal, dan status pekerjaan berpengaruh signifikan terhadap pendapatan pada kedua kelompok gender. Pendidikan SMA dan perguruan tinggi berpengaruh signifikan pada perempuan, namun tidak pada laki-laki. Status pernikahan berpengaruh negatif terhadap pendapatan, terutama pada laki-laki. Pekerja di wilayah perkotaan dan sektor formal memiliki pendapatan lebih tinggi dibandingkan pedesaan dan sektor informal. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 30,66% untuk laki-laki dan 28,93% untuk perempuan menunjukkan kemampuan variabel dalam menjelaskan variasi pendapatan secara moderat.Temuan ini menegaskan masih adanya kesenjangan struktural dan sosial yang membatasi akses ekonomi perempuan, sehingga diperlukan kebijakan ketenagakerjaan yang berkeadilan gender.

Kata kunci: Pendapatan, Gender, Pendidikan, Usia, Status Pernikahan, Lokasi, Status Pekerjaan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Income, Gender, Education, Age, Marital Status, Location, Employment Status.
Subjects: H Social Sciences > HB Economic Theory
Divisions (Program Studi): Fakultas Ekonomi > Ilmu Ekonomi
Depositing User: Rasman
Date Deposited: 19 Jan 2026 06:28
Last Modified: 19 Jan 2026 06:28
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/52672

Actions (login required)

View Item
View Item