JAYA, ARYA FITRAH (2025) Peran Kelembagaan Pertanian untuk Meningkatkan Produksi Kelapa Sawit (Studi Kasus PTPN I Regional 8 Unit Kebun Keera di Desa Ciromanie Kecamatan Keera Kabupaten Wajo) = The Role of Agricultural Institutions to Increase Oil Palm Production (Case Study of PTPN I Regional 8 Keera Plantation Unit in Ciromanie Village, Keera District, Wajo Regency). Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
G021191147-vToHuK6pjJm90Mbk-20250509144052.jpg
Download (103kB) | Preview
G021191147-dp.pdf
Download (109kB)
G021191147-1-2.pdf
Download (189kB)
G021191147-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 30 April 2027.
Download (2MB)
Abstract (Abstrak)
Latar Belakang. Tanaman perkebunan merupakan salah satu sub sektor pertanian yang memainkan peranan penting dalam pembangunan nasional. Sedangkan produktivitas sawit pada PTPN I Regional 8 Unit Kebun Keera yang kelas lahannya S3, masih lebih rendah (4-11 ton/ha/tahun) dibanding potensi produktivitas sawit (13-18 ton/ha/tahun) yang disebabkan kurangnya peran kelembagaan terkait dalam mendukung dan menunjang keoptimalan produksi kelapa sawit pada PTPN I Regional 8 Unit Kebun Keera ini menjadi hal yang perlu diperhatikan dengan baik. Metode. Penelitian ini menganalisis peran kelembagaan pertanian dalam meningkatkan produksi kelapa sawit pada PTPN I Regional 8 Unit Kebun Keera dengan Metode Interpretative Structural Modeling (ISM). Hasil. Hasil analisis ditemukan bahwa lembaga yang merupakan aktor kunci untuk meningkatkan produksi kelapa sawit adalah Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Lembaga Penelitian, dan Lembaga Perbankan. Adapun yang menjadi faktor kunci lemahnya peran kelembagaan adalah adalah usia tanaman yang sudah tidak produktif, ketidakterlibatan lembaga sejak awal, lemahnya komitmen lembaga, tidak adanya lembaga pemeran yang berfungsi sebagai koordinator, kurangnya pemahaman lembaga terhadap peran masing-masing. Kemudian program kunci untuk meningkatkan produksi kelapa sawit adalah program dukungan replanting, program penerapan RSPO dan ISPO, program pengefektifan koordinasi antar lembaga, program ekstensifikasi lahan perkebunan, program pembentukan tim khusus penelitian dan pengembangan produksi kelapa sawit dan program pemerintah untuk memperjelas tapal batas perkebunan.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kelembagaan Pertanian, Interpretative Structural Modeling, Kelapa Sawit. |
| Subjects: | S Agriculture > S Agriculture (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Pertanian > Agribisnis |
| Depositing User: | Nasyir Nompo |
| Date Deposited: | 19 Jan 2026 05:48 |
| Last Modified: | 19 Jan 2026 05:48 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/52662 |
