ARSYAD, KHAIRULLAH (2027) Analisis Keahlian Komunikasi Interpersonal Psikolog Dalam Menangani Mahasiswa Penderita Kesehatan Mental di Kota Makassar = An Analysis of Psychologists' Interpersonal Communication Skills in Addressing University Students with Mental Health Issues in Makassar City. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.
E022231003-zr8EdTKViMXvfGuF-20250730163020.jpg
Download (760kB) | Preview
E022231003-1-2.pdf
Download (659kB)
E022231003-dp.pdf
Download (555kB)
E022231003-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 21 July 2027.
Download (3MB)
Abstract (Abstrak)
Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Menganalisis bagaimana keterampilan komunikasi psikolog berperan dalam prosedur konsultasi terhadap mahasiswa yang mengalami isu kesehatan mental di Kota Makassar; (2) Menganalisis alasan psikolog menggunakan komunikasi interpersonal dalam memberikan konsultasi terhadap mahasiswa yang mengalami isu kesehatan mental; serta (3) Menganalisis bagaimana tantangan psikolog dan mahasiswa selama proses konseling serta penyelesaian hambatan isu kesehatan mental mahasiswa oleh psikolog menggunakan keahlian komunikasi interpersonal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus untuk memperoleh pemahaman mendalam terhadap fenomena komunikasi interpersonal dalam konteks konseling psikologis. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, dengan analisis yang mencakup penyusunan data, interpretasi deskriptif, pencarian pola, serta generalisasi kasus. Teori yang digunakan adalah Komunikasi Perubahan Perilaku (Behavior Change Communication/BCC) dan teori Biopsikososial yang menekankan keterkaitan aspek biologis, psikologis, dan sosial dalam dinamika kesehatan mental. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keahlian komunikasi Active Listening, Rapport Building, emphatic dan Supportive skill psikolog memainkan peran kunci dalam membangun kepercayaan, memfasilitasi refleksi diri mahasiswa, dan memberikan dukungan emosional dalam proses konseling. Proses konsultasi diawali dengan asesmen awal dan dilanjutkan dengan intervensi psikologis berbasis komunikasi yang terbuka dan empatik. Hambatan dalam proses konseling mencakup stigma sosial, penundaan sesi oleh mahasiswa, tekanan akademik, serta ketakutan terhadap justifikasi saat mengakses layanan. Untuk mengatasi berbagai hambatan konseling, Psikolog menerapkan strategi keahlian komunikasi empatik dan partisipatif, seperti rapport-building, destigmatisasi berbasis budaya, fleksibilitas layanan, serta penggunaan alat bantu visual dan emotional labeling. Sosialisasi dilakukan secara transparan dan inklusif untuk membangun kepercayaan. Pendekatan ini efektif meningkatkan aksesibilitas dan keterlibatan mahasiswa.
| Item Type: | Thesis (Thesis) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | komunikasi interpersonal, konseling, psikolog, kesehatan mental, mahasiswa |
| Subjects: | H Social Sciences > H Social Sciences (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Komunikasi |
| Depositing User: | Unnamed user with username pkl2 |
| Date Deposited: | 15 Jan 2026 07:08 |
| Last Modified: | 15 Jan 2026 07:08 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/52618 |
