BATUBARA, NOVITA SARI (2025) IMPLEMENTASI PEER EDUCATOR BERBASIS BUDAYA DALAM MENINGKATKAN PERAN SUAMI UNTUK MENDUKUNG PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF PADA SUKU BATAK ANGKOLA DI KOTA PADANGSIDIMPUAN PROVINSI SUMATERA UTARA = IMPLEMENTATION OF PEER EDUCATORS BASED ON CULTURE TO INCREASE THE ROLE OF HUSBANDS TO SUPPORT EXCLUSIVE BREASTFEEDING IN THE BATAK ANGKOLA TRIBE IN PADANGSIDIMPUAN TOWN, NORTH SUMATRA PROVINCE. Disertasi thesis, Universitas Hasanuddin.
K013221012-qnFJ3QCPNdEMkHZV-20250630104532.jpg
Download (316kB) | Preview
K013221012-1-2.pdf
Download (878kB)
K013221012-DP.pdf
Download (244kB)
K013221012-FULLL.pdf
Restricted to Repository staff only until 20 June 2027.
Download (4MB)
Abstract (Abstrak)
NOVITA SARI BATUBARA. Implementasi Peer Educator Berbasis Budaya Dalam Meningkatkan Peran Suami Untuk Mendukung Pemberian ASI Eksklusif Pada Suku Batak Angkola Di Kota Padangsidimpuan Provinsi Sumatera Utara (Dibimbing oleh A. Ummu Salmah, Rahayu Indriasari, Wahiduddin) Pemberian ASI eksklusif selama enam bulan pertama belum mencapai target nasional, terutama pada masyarakat dengan budaya seperti suku batak Angkola, yang membatasi peran dan komunikasi istri terkait menyusui. Untuk menjawab tantangan ini, diperlukan pendekatan edukatif berbasis budaya yang mampu meningkatkan keterlibatan suami, salah satunya melalui pengembangan dan implementasi peer educator ayah ASI. Metode penelitian ini adalah mixed method explanatory sequential, dimulai dengan pendekatan kualitatif melalui wawancara mendalam terhadap tokoh adat, masyarakat, agama, dan suami di Kota Padangsidimpuan untuk eksplorasi budaya dan kebutuhan edukasi. Hasil kualitatif digunakan sebagai dasar pengembangan modul yang kemudian divalidasi oleh ahli dan calon pengguna secara deskriptif. Tahap kuantitatif menggunakan desain quasi-eksperimen (pre-post test control group) dengan 80 orang suami ibu hamil primigravida trimester III, dibagi ke dalam kelompok intervensi (n=40) dan kontrol (n=40). Intervensi dilakukan melalui pelatihan dan pendampingan peer educator selama 1 bulan. Data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon dan Mann-Whitney karena tidak berdistribusi normal. Dari hasil analisis tematik ditemukan bahwa Budaya yang ditemukan meliputi tradisi menyambut kelahiran, nilai yang menghambat, dan harapan terhadap ASI eksklusif. Ditemukan pula kebutuhan edukasi peran suami mencakup perilaku dan empat bentuk dukungan (emosional, fisik, informasi, penilaian). Modul peer edukasi yang dikembangkan dinilai layak secara isi, bahasa, dan konteks budaya serta diterima sangat baik oleh pengguna. Intervensi peer educator secara signifikan meningkatkan perilaku suami (pengetahuan, sikap, tindakan) dan dukungan dalam mendukung ASI eksklusif (p<0,001), serta menunjukkan perbedaan yang signifikan antara kelompok intervensi dan kontrol. Keberhasilan pemberian ASI eksklusif lebih tinggi pada kelompok intervensi dibandingkan kontrol. Modul peer edukasi berbasis budaya suku batak Angkola terbukti layak dan efektif dalam meningkatkan peran suami, serta berdampak positif terhadap keberhasilan pemberian ASI eksklusif.
| Item Type: | Thesis (Disertasi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Peer Educator; Peran Suami; Budaya; ASI Eksklusif; Batak Angkola |
| Subjects: | R Medicine > RA Public aspects of medicine |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Kesehatan Masyarakat > Kesehatan Masyarakat |
| Depositing User: | Nasyir Nompo |
| Date Deposited: | 15 Jan 2026 06:02 |
| Last Modified: | 15 Jan 2026 06:02 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/52595 |
