Pertumbuhan Dan Produksi Maggot Yang DiBeri Pakan Sawi Putih Fermentasi Dengan Dosis Berbeda = Growth and Production of Maggots Fed Fermented White Mustard at Different Doses


ROSDIANA, ROSDIANA (2025) Pertumbuhan Dan Produksi Maggot Yang DiBeri Pakan Sawi Putih Fermentasi Dengan Dosis Berbeda = Growth and Production of Maggots Fed Fermented White Mustard at Different Doses. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
L031211011-qxRf4no7O3rp5TEU-20250822102620.jpg

Download (366kB) | Preview
[thumbnail of Bab 1-2] Text (Bab 1-2)
L031211011-1-2.pdf

Download (651kB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
L031211011-dp.pdf

Download (208kB)
[thumbnail of Fulltext] Text (Fulltext)
L031211011-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 12 August 2027.

Download (4MB)

Abstract (Abstrak)

Latar Belakang. Maggot atau larva dari lalat tentara hitam (Black soldier fly) merupakan salah satu jenis orgnanisme yang memiliki potensi untuk dimanfaatkan sebagai agen pengurai limbah organik, pakan ikan dan bahan baku industri pakan karena memiliki kandungan protein yang tinggi. Maggot memiliki potensi yang menjanjikan dalam permasalahan pakan ternak dan sebagai alternatif penanganan sampah organik. Tingginya nutrisi yang terkandung pada maggot, ketersediaannya yang melimpah, pemanfaatannya yang tidak bersaing dengan manusia serta media tumbuhnya yang mudah dibuat menunjukkan potensi yang baik sebagai alternatif kombinasi pakan ikan. Tujuan. untuk menentukan penggunaan dosis sawi putih yang terbaik terhadap peningkatan pertumbuhan dan produksi maggot. Metode. Penelitian ini dirancang dengan menggunakan metode rancangan acak lengkap (RAL) yang terdiri dari 4 perlakuan dan setiap perlakuan mempunyai 3 ulangan sehingga terdapat 12 unit satuan percobaan. Perlakuan pakan/media budidaya yang diuji pada penelitian ini adalah dosis 100mg/larva/hari, 80mg/larva/hari, 60mg/larva/hari, dan 40mg/larva/hari. Maggot di tebar sebanyak 578 larva/wadah dengan bobot awal 0,00078 gram/larva dan dipelihara selama 14 hari dengan pemberian pakan 3 kali, pada hari ke 1, 6, dan 11. Setiap pemberian pakan dilakukan sampling terlebih dahulu. Hasil. Hasil analisis ragam menunjukan bahwa maggot yang dipelihara pada media pemeliharaan dengan dosis yang berbeda berpengauh sangat nyata terhadap pertumbuhan berat mutlak dan produksi maggot. Pertumbuhan berat mutlak tertinggi berada pada perlakuan 100 mg/larva/hari dengan nilai 318,28 ± 19,31. Produksi maggot tertinggi juga terdapat pada perlakuan 100 mg/larva/haridengan nilai 1,10 ± 0,07. Kesimpulan. Berdasarkan data pertumbuhan berat mutlak dan produksi maggot yang diamati pada penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pengunaan sawi putih dengan dosis berbeda yang difermentasi terbaik terdapat pada perlakuan 100 mg/larva/hari.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Kata kunci: Dosis, fermentasi, maggot, pertumbuhan berat mutlak, produksi, sawih putih
Subjects: S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling
Divisions (Program Studi): Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan > Budidaya Perairan
Depositing User: Nasyir Nompo
Date Deposited: 15 Jan 2026 05:38
Last Modified: 15 Jan 2026 05:38
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/52583

Actions (login required)

View Item
View Item