RATNA, RATNA (2025) Makna Solidaritas Dalam Tradisi Cemme Passili Di Desa Ulo Kec. Tellu Siattinge Kab. Bone = The Meaning Of Cemme Passili Solidarity In Ulo Village Tellu Siattinge Sub-District Bone Distric. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
E021211060-0kFGjqarOJ9p4vYV-20250708155628.jpg
Download (428kB) | Preview
E021211060-1-2.pdf
Download (745kB)
E021211060-dp.pdf
Download (129kB)
E021211060-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 1 July 2027.
Download (2MB)
Abstract (Abstrak)
Latar Belakang. Tradisi cemme passili’ merupakan salah satu warisan budaya masyarakat Desa Ulo yang dilaksanakan sebagai proses pembersihan diri dan sebagai bentuk rasa syukur setalah panen. Tradisi Cemme Passili’ bukan hanya ritual yang berkaitan dengan aspek spiritual atau kepercayaan, tetapi juga merupakan aktivitas sosial yang melibatkan partisipasi banyak anggota masyarakat. Dalam konteks ini, tradisi cemme passili’ tidak hanya dipahami sebagai bagian dari warisan budaya, tetapi juga sebagai ruang interaksi sosial yang memperkuat hubungan antara individu. Tujuan. Penelitian ini bertuan untuk mengetahui proses tradisi cemme passili’ dan elemen-elemen dalam tradisi cemme passili’ berkontribusi pada penguatan solidaritas. Metode. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan strudi pustaka. Informan terdiri dari tiga masyarakat Desa Ulo yang berpesan sabagai pemangku adat, tokoh agama, dan tokoh masyarakat. Hasil. Penelitian ini menunjukkan bahwa elemen-elemen yang terdapat pada proses pelaksanaan tradisi cemme passili’ meliputi pemotongan kuda, penyajian beppa pitue, ritual mabbaca-baca dan proses cemme passili’. Setiap elemen memiliki makna simbolik yang memperkuat nilai kebersamaan, tanggung jawab sosial. Nilai gotong royong yang terwujud dalam seluruh rangkaian kegiatan menjadi fondasi utama terbentuknya solidaritas sosial. Kesimpulan. Tradisi cemme passili’ tidak hanya berfungsi sebagai bentuk pelestarian budaya lokal, tetapi juga sebagai instrumen sosial yang mampu memperkuat kohesi dan harmoni dalam kehidupan masyarakat tradisional.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Tradisi cemme passili’, solidaritas sosial, simbol budaya |
| Subjects: | H Social Sciences > H Social Sciences (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Komunikasi |
| Depositing User: | Unnamed user with username pkl2 |
| Date Deposited: | 15 Jan 2026 01:14 |
| Last Modified: | 15 Jan 2026 01:14 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/52569 |
