PERBANDINGAN PERUBAHAN FUNGSI KARDIORESPIRASI PADA ORANG DEWASA DENGAN OBESITAS DAN BERAT BADAN NORMAL SETELAH PEMBERIAN EXERGAME = THE COMPARISON OF CARDIORESPIRATORY FUNCTION CHANGES IN ADULT WITH OBESITY AND NORMAL WEIGHT AFTER EXERGAME


DARMAWAN, A. MIFTAH KHAERATI (2025) PERBANDINGAN PERUBAHAN FUNGSI KARDIORESPIRASI PADA ORANG DEWASA DENGAN OBESITAS DAN BERAT BADAN NORMAL SETELAH PEMBERIAN EXERGAME = THE COMPARISON OF CARDIORESPIRATORY FUNCTION CHANGES IN ADULT WITH OBESITY AND NORMAL WEIGHT AFTER EXERGAME. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
C215211002-Cover.jpg

Download (271kB) | Preview
[thumbnail of Bab1-2] Text (Bab1-2)
C215211002-1-2(FILEminimizer).pdf

Download (166kB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
C215211002-dp(FILEminimizer).pdf

Download (344kB)
[thumbnail of Full Text] Text (Full Text)
C215211002-fulll(FILEminimizer).pdf
Restricted to Repository staff only until 14 January 2028.

Download (1MB)

Abstract (Abstrak)

Obesitas merupakan salah satu faktor risiko utama penyakit kardiovaskular dan gangguan metabolik. Aktivitas fisik yang teratur dapat meningkatkan kapasitas kardiorespirasi, namun keterbatasan motivasi dan akses menjadi tantangan, salah satu latihan yang mudah digunakan adalah Exergam. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perubahan uji jalan 6 menit, heart rate (HR) recovery, dan fungsi kardiorespirasi (VO₂max) pada orang dewasa dengan obesitas dan berat badan normal setelah intervensi exergame selama enam minggu. Metode. Penelitian ini menggunakan desain kuasi-eksperimen dengan pendekatan pre-post test. Sebanyak 29 peserta dewasa dibagi menjadi dua kelompok berdasarkan status gizi (15 responden obesitas dan 14 responden berat badan normal). Intervensi dilakukan selama enam minggu dengan frekuensi tiga kali per minggu. Data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon dan Uji t berpasangan. Hasil. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada uji jalan 6 menit setelah intervensi (p = <0,001), dengan rerata jarak tempuh meningkat dari 364,48 m menjadi 390,69 m. Heart rate recovery (HR Recovery) juga meningkat signifikan dari 24,41 menjadi 35,55 denyut per menit (p = 0,003). Peningkatan VO₂Max secara keseluruhan juga signifikan, dari 14,91 menjadi 15,70 ml/kg/menit (p = <0,001). Namun, peningkatan tersebut tidak menunjukkan perbedaan yang signifikan (p > 0,05) untuk semua parameter pada kelompok obesitas dan normal. Kesimpulan. Intervensi exergame selama enam minggu terbukti efektif meningkatkan fungsi kardiorespirasi pada orang dewasa, baik dengan obesitas maupun berat badan normal. Exergame dapat menjadi alternatif latihan fisik yang inklusif dan aplikatif dalam program peningkatan kebugaran masyarakat.

Keyword : Obesitas, Exergame, fungsi kardiorespirasi, uji jalan 6 menit, HR Recovery.

Item Type: Thesis (Thesis)
Uncontrolled Keywords: Obesity, Exergame, cardiorespiratory function, 6 minute walk test, HR Recovery.
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Kedokteran > Ilmu Kedokteran
Depositing User: Rasman
Date Deposited: 15 Jan 2026 01:13
Last Modified: 15 Jan 2026 01:13
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/52568

Actions (login required)

View Item
View Item