IKRAM, AZIZAH MUTI'AH (2025) Karakteristik Sedimen keterkaitannya dengan bahan organik total (bot) di muara sungai batu garopa kabupaten bantaeng sulawesi selatan = sedimen characteristics their relationship with total organik matter ( TOM ) in the batu garopa estuary, Bantaeng regency, South sulawesi. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
L011211110-2qxAhpVMWyokmRJ6-20250726160447.jpg
Download (36kB) | Preview
L011211110-1-2.pdf
Download (466kB)
L011211110-dp.pdf
Download (171kB)
L011211110-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 25 June 2027.
Download (2MB)
Abstract (Abstrak)
Azizah Mutiah Ikram L011211110. “KARAKTERISTIK SEDIMEN KETERKAITANNYA DENGAN BAHAN ORGANIK TOTAL (BOT) DI MUARA SUNGAI BATU GAROPA KABUPATEN BANTAENG SULAWESI SELATAN” (dibimbing oleh Amran Saru). Latar Belakang. Muara sungai Batu Garopa di Desa Bonto Jai menjadi lokasi penting bagi aktivitas pesisir dan perikanan masyarakat. Keberadaan sedimen di muara sungai memainkan peran besar terhadap distribusi bahan organik yang berdampak pada ekologi perairan. Meski demikian, kajian mendalam mengenai karakteristik sedimen dan keterkaitannya dengan bahan organik total (BOT) masih minim. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik sedimen dasar, mengukur kandungan bahan organik total, serta mengkaji hubungan keduanya termasuk keterkaitannya dengan parameter oseanografi seperti suhu, pH, salinitas, dan arus. Metode. Pengambilan sampel dilakukan di tiga stasiun yang merepresentasikan wilayah berbeda (pemukiman, tambak, dan laut terbuka). Analisis ukur butir dan kandungan bahan organik dilakukan di laboratorium. Data dianalisis menggunakan PCA untuk melihat hubungan antar variabel. Hasil. Jenis sedimen didominasi oleh pasir kasar di stasiun 1, pasir halus di stasiun 2, dan pasir sedang di stasiun 3. Kandungan bahan organik total berkisar antara 5,232% hingga 10,736%, dengan nilai tertinggi di area tambak. Analisis menunjukkan korelasi positif yang kuat (0,727) antara ukuran sedimen dan kandungan bahan organik total. Arus dan parameter oseanografi lainnya turut berpengaruh namun lebih lemah. Kesimpulan. Karakteristik sedimen memiliki peran signifikan dalam menentukan distribusi bahan organik. Semakin halus ukuran butir sedimen, semakin tinggi kandungan bahan organiknya. Oleh karena itu, sedimentasi dan dinamika perairan perlu diperhatikan dalam pengelolaan ekosistem muara.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kata kunci: sedimen, bahan organik total, muara sungai, oseanografi. |
| Subjects: | S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan > Ilmu Kelautan |
| Depositing User: | Nasyir Nompo |
| Date Deposited: | 15 Jan 2026 00:22 |
| Last Modified: | 15 Jan 2026 00:22 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/52548 |
