AKBAR, MUH. RIDHO (2025) ANALISIS FAKTOR RISIKO HEPATITIS IMBAS OBAT TERHADAP TINGKAT KESEMBUHAN PADA PASIEN TUBERKULOSIS PARU = ANALYSIS OF RISK FACTORS FOR DRUG INDUCED HEPATITIS ON THE RECOVERY RATE OF PULMONARY TUBERCULOSIS PATIENTS. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.
C185212011-Cover.jpg
Download (131kB) | Preview
C185212011-1-2(FILEminimizer).pdf
Download (613kB)
C185212011-dp(FILEminimizer).pdf
Download (339kB)
C185212011-fullll(FILEminimizer).pdf
Restricted to Repository staff only until 20 August 2027.
Download (1MB)
Abstract (Abstrak)
ABSTRAK MUH. RIDHO AKBAR. Analisis Faktor Risiko Hepatitis Imbas Obat terhadap Tingkat Kesembuhan pada Pasien Tuberkulosis Paru (di bimbing oleh Irawaty Djaharuddin, Harry Akza Putrawan) Latar Belakang: Tuberkulosis (TB) masih menjadi tantangan kesehatan masyarakat yang utama terutama di negara-negara berkembang. Meskipun obat anti tuberkulosis efektif, penggunaannya sering dikaitkan dengan hepatotoksisitas yang diinduksi obat (DIH), yang dapat mempengaruhi hasil pengobatan. Memahami hubungan antara faktor risiko DIH dan tingkat kesembuhan TB sangat penting untuk meningkatkan keberhasilan terapi.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor risiko yang terkait dengan hepatitis yang diinduksi obat dan menilai dampaknya terhadap tingkat kesembuhan pasien TB paru. Metode: Penelitian observasional analitik retrospektif dilakukan di Rumah Sakit Labuang Baji dan Rumah Sakit Dr. Wahidin Sudirohusodo. Data dikumpulkan dari pasien TB paru yang mengalami DIH antara bulan Juni 2023 dan Juni 2024. Sebanyak 90 subjek diikutsertakan melalui total sampling. Variabel demografi, klinis, dan pengobatan dianalisis menggunakan metode univariat dan bivariat dengan SPSS. Persetujuan etik diperoleh sebelum penelitian dimulai. Hasil: Di antara 90 subjek, usia rata-rata adalah 43,92 tahun, dengan 63,3% di bawah 50 tahun dan 64,4% laki-laki. Indeks massa tubuh yang rendah (<18,5 kg/m²) ditemukan pada 60% kasus. Komorbiditas termasuk diabetes melitus (21,1%), hipertensi (21,1%), dan HIV (16,7%). Sebagian besar diagnosis TB dikonfirmasi secara bakteriologis (78,9%). DIH terjadi rata-rata 8 hari setelah inisiasi pengobatan, dan 91,1% mengalaminya dalam waktu 14 hari. Lesi paru yang luas terjadi pada 37,8% pasien, dan 60% menggunakan rejimen tiga obat. Kesembuhan dicapai pada 80% subjek, sementara 20% tidak sembuh. Meskipun terjadi DIH, sebagian besar pasien TB sembuh. Kesimpulan: Identifikasi dini faktor risiko penting untuk mencegah komplikasi dan meningkatkan hasil pengobatan.
Kata Kunci: Tuberkulosis Paru, Hepatitis yang Diinduksi Obat, Hepatotoksisitas, hasil pengobatan.
| Item Type: | Thesis (Thesis) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Pulmonary Tuberculosis, Drug Induced Hepatitis, Hepatotoxicity, treatment outcome. |
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Kedokteran > PPDS - Pulmonologi |
| Depositing User: | Rasman |
| Date Deposited: | 14 Jan 2026 06:03 |
| Last Modified: | 14 Jan 2026 06:03 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/52547 |
