ANALISIS HUBUNGAN LAMA PAJANAN DEBU SEMEN TERHADAP KADAR TRANSFORMING GROWTH FACTOR-β1 (TGF-β1) DAN FAAL PARU PEKERJA DI INDUSTRI SEMEN = ANALYSIS OF THE RELATIONSHIP BETWEEN DURATION OF CEMENT DUST EXPOSURE AND LEVELS OF TRANSFORMING GROWTH FACTOR- β1 (TGF- β1) AND PULMONARY FUNCTION IN CEMENT INDUSTRY WORKERS


JUSMAN, JUSMAN (2025) ANALISIS HUBUNGAN LAMA PAJANAN DEBU SEMEN TERHADAP KADAR TRANSFORMING GROWTH FACTOR-β1 (TGF-β1) DAN FAAL PARU PEKERJA DI INDUSTRI SEMEN = ANALYSIS OF THE RELATIONSHIP BETWEEN DURATION OF CEMENT DUST EXPOSURE AND LEVELS OF TRANSFORMING GROWTH FACTOR- β1 (TGF- β1) AND PULMONARY FUNCTION IN CEMENT INDUSTRY WORKERS. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
C185212008-Cover.jpg

Download (453kB) | Preview
[thumbnail of Bab1-2] Text (Bab1-2)
C185212008-1-2(FILEminimizer).pdf

Download (827kB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
C185212008-dp(FILEminimizer).pdf

Download (211kB)
[thumbnail of Full Text] Text (Full Text)
C185212008-fulll(FILEminimizer).pdf
Restricted to Repository staff only until 14 January 2028.

Download (978kB)

Abstract (Abstrak)

Latar belakang : Industri semen merupakan lingkungan kerja dengan tingkat paparan debu tinggi yang dapat berdampak negatif terhadap sistem pernapasan pekerja. Debu semen, terutama partikel halus seperti PM10 dan PM2.5, berpotensi menurunkan fungsi paru dan meningkatkan kadar Transforming Growth Factor-β1 (TGF-β1), sitokin yang berperan dalam fibrosis paru. Metode: Penelitian ini menggunakan desain analitik observasional dengan pendekatan potong lintang (cross-sectional) yang melibatkan 103 pekerja di PT. Semen Tonasa. Sebanyak 63 pekerja termasuk dalam kelompok terpapar debu semen, dan 40 pekerja sebagai kelompok tidak terpapar. Data dikumpulkan melalui kuesioner, pemeriksaan spirometri, dan pengukuran kadar TGF-β1 serum dengan metode ELISA. Analisis data dilakukan secara univariat, bivariat (uji Pearson), dan multivariat. Hasil: Terdapat perbedaan signifikan antara kelompok terpajan dan tidak terpajan dalam hal kadar TGF-β1 serum (rata-rata 53.97 ± 14.25 pg/mL vs 38.22 ± 11.43 pg/mL, p < 0.001). Selain itu, kelompok terpapar menunjukkan penurunan fungsi paru yang signifikan dibandingkan kelompok tidak terpapar, dengan dominasi pola gangguan restriktif. Analisis multivariat menunjukkan bahwa paparan debu semen merupakan faktor yang berhubungan signifikan terhadap peningkatan kadar TGF-β1 dan penurunan faal paru, setelah dikontrol dengan variabel perancu seperti status merokok, penggunaan APD, dan lama kerja. Kesimpulan: Paparan debu semen berhubungan signifikan dengan peningkatan kadar TGF-β1 serum dan penurunan fungsi paru pekerja. Kadar TGF-β1 dapat menjadi biomarker potensial untuk mendeteksi awal gangguan paru akibat pajanan debu industri semen.

Keyword : Debu semen, TGF-β1, faal paru, spirometri, pekerja industri, fibrosis paru.

Item Type: Thesis (Thesis)
Uncontrolled Keywords: Cement dust, TGF-β1, lung function, spirometry, industrial workers, pulmonary fibrosis.
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Kedokteran > PPDS - Pulmonologi
Depositing User: Rasman
Date Deposited: 14 Jan 2026 01:59
Last Modified: 14 Jan 2026 01:59
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/52537

Actions (login required)

View Item
View Item