EFEKTIVITAS PAKTA INTEGRITAS TERHADAP KINERJA KEPALA DESA DI KABUPATEN GOWA = The Effectiveness of Integrity Pact on the Performance of Village Heads in Gowa Regency


SIBAGARIANG, ELIA (2025) EFEKTIVITAS PAKTA INTEGRITAS TERHADAP KINERJA KEPALA DESA DI KABUPATEN GOWA = The Effectiveness of Integrity Pact on the Performance of Village Heads in Gowa Regency. Skripsi thesis, UNIVERSITAS HASANUDDIN.

[thumbnail of sampul]
Preview
Image (sampul)
B021211072-WxOXvakf2Fgp6CsQ-20250702135256.png

Download (42kB) | Preview
[thumbnail of bab 1-2] Text (bab 1-2)
B021211072-1-2.pdf

Download (319kB)
[thumbnail of dapus] Text (dapus)
B021211072-dp.pdf

Download (167kB)
[thumbnail of full teks] Text (full teks)
B021211072-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 24 June 2027.

Download (1MB)

Abstract (Abstrak)

ABSTRAK ELIA SIBAGARIANG (B021211072). Efektivitas Pakta Integritas Terhadap Kinerja Kepala Desa di Kabupaten Gowa. Dibimbing oleh Muhammad Zulfan Hakim sebagai pembimbing. Latar Belakang: Meskipun pemerintahan Indonesia telah menerapkan berbagai kebijakan dalam pemberantasan korupsi salah satunya penerapan pakta integritas. Namun, praktik korupsi masih marak terjadi, khususnya ditingkat desa seperti yang terjadi di kabupaten Gowa. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana efektivitas pakta integritas dan apa saja faktor penghambat serta faktor pendukung pakta integritas terhadap kinerja kepala desa di Kabupaten Gowa. Metode: Penelitian ini menerapkan metode penelitian hukum empiris dengan pendekatan kualitatif melalui wawancara serta telaah regulasi yang dianalisis secara deskriptif. Hasil: Penelitian menunjukkan bahwa (1) efektifitas penerapan pakta integritas kepala desa di kabupaten Gowa melalui perspektif teori efektivitas hukum dari Lawrence M. Friedman belum sepenuhnya efektif. Secara struktur hukum, lemahnya keterlibatan aparat penegak hukum. Dari sisi substansi hukum aturan telah memadai namun berbenturan dengan prinsip otonomi desa. Sementara itu, secara budaya hukum, kepatuhan terhadap pakta integritas masih bersifat formalitas. (2) faktor pendukung penerapan pakta integritas yaitu komitmen kepala desa, peraturan perundang-undangan, partisipasi masyarakat, musyawarah desa dan penerapan sanksi. Sedangkan, faktor penghambat yaitu sanksi yang kurang tegas, kurangnya kesadaran masyarakat, rendahnya kompetensi kepala desa, kepentingan kelompok dan pengaruh sosial di masyarakat. Kesimpulan : Penerapan pakta integritas kepala desa di Kabupaten Gowa belum sepenuhnya efektif, kendalanya ada pada lemahnya penegakan hukum, benturan dengan prinsip otonomi dan kepatuhan yang masih bersifat formalitas.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Kata kunci: Efektivitas, Korupsi, Pakta integritas.
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Hukum > Ilmu Hukum
Depositing User: - Nurhasnah
Date Deposited: 13 Jan 2026 01:08
Last Modified: 13 Jan 2026 01:08
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/52473

Actions (login required)

View Item
View Item