Hubungan Tingkat Konsumsi Yodium dengan Tingkat Kecerdasan Anak di SD Negeri 1 Bangkala, Kecamatan Bangkala, Kabupaten Jeneponto = The Relationship Between Iodine Intake Level and Children’s Intelligence at SD Negeri 1 Bangkala, Bangkala District, Jeneponto Regency


PUTRI, RIZNA AULIA (2025) Hubungan Tingkat Konsumsi Yodium dengan Tingkat Kecerdasan Anak di SD Negeri 1 Bangkala, Kecamatan Bangkala, Kabupaten Jeneponto = The Relationship Between Iodine Intake Level and Children’s Intelligence at SD Negeri 1 Bangkala, Bangkala District, Jeneponto Regency. Skripsi thesis, UNIVERSITAS HASANUDDIN MAKASSAR.

[thumbnail of Sampul]
Preview
Image (Sampul)
K021211071-3YHaXQq2p4DTxifC-20250813115038.jpg

Download (348kB) | Preview
[thumbnail of Bab 1-2] Text (Bab 1-2)
K021211071-1-2.pdf

Download (146kB)
[thumbnail of Daftar Pustaka] Text (Daftar Pustaka)
K021211071-dp.pdf

Download (114kB)
[thumbnail of Full Teks] Text (Full Teks)
K021211071-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 11 August 2027.

Download (10MB)

Abstract (Abstrak)

Latar Belakang: Kekurangan asupan yodium masih menjadi masalah gizi mikro di Indonesia yang berdampak pada perkembangan otak dan kecerdasan anak. Yodium penting dalam pembentukan hormon tiroid yang memengaruhi fungsi kognitif anak usia sekolah. Di Kecamatan Bangkala, Kabupaten Jeneponto, konsumsi garam beryodium rendah meskipun merupakan sentra produksi garam, menyebabkan kekhawatiran terhadap dampak defisiensi yodium pada kecerdasan anak. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat konsumsi yodium dan tingkat kecerdasan anak di SD Negeri 1 Bangkala, Kecamatan Bangkala, Kabupaten Jeneponto. Metode: Desain penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan cross-sectional melibatkan 151 siswa yang dipilih melalui total sampling. Data asupan yodium diperoleh menggunakan Semi Quantitative Food Frequency Questionnaire (SQ-FFQ), sedangkan kecerdasan diukur berdasarkan nilai rapor mata pelajaran Matematika, Bahasa Indonesia, Pendidikan Jasmani, dan Seni Rupa. Analisis data menggunakan uji Chi-Square. Hasil: Mayoritas siswa (83,4%) memiliki asupan yodium yang kurang, dengan rata-rata konsumsi sebesar 65,69% dari Angka Kecukupan Gizi (AKG) harian. Telur dan ikan merupakan sumber yodium utama yang dikonsumsi. Analisis hubungan antara tingkat konsumsi yodium dan nilai rapor pada keempat mata pelajaran menunjukkan tidak ada hubungan signifikan secara statistik (p > 0,05), dengan p-value tertinggi pada Matematika (0,976) dan terendah pada Bahasa Indonesia (0,290). Hal ini mengindikasikan bahwa konsumsi yodium tidak berpengaruh signifikan terhadap kecerdasan anak yang diukur dari nilai rapor di sekolah. Kesimpulan: Terdapat prevalensi rendah asupan yodium pada siswa SD Negeri 1 Bangkala, namun tidak ditemukan hubungan signifikan antara tingkat konsumsi yodium dengan kecerdasan anak. Faktor lain seperti stimulasi lingkungan, pendidikan orang tua, dan faktor genetik juga diduga memengaruhi kecerdasan anak.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Asupan Yodium, Kecerdasan Anak, Nilai Rapor
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine
Divisions (Program Studi): Fakultas Kesehatan Masyarakat > Ilmu Gizi
Depositing User: - Andi Anna
Date Deposited: 12 Jan 2026 06:35
Last Modified: 12 Jan 2026 06:35
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/52452

Actions (login required)

View Item
View Item