Urgensi perjanjian perkawinan dalam melindungi harta perkawinan pasca kepailitan = Urgency of prenuptial agreement in protecting marital property after bankruptcy


TRIFQAH JELITA, AURYNNINGTHYAS (2025) Urgensi perjanjian perkawinan dalam melindungi harta perkawinan pasca kepailitan = Urgency of prenuptial agreement in protecting marital property after bankruptcy. Thesis thesis, UNIVERSITAS HASANUDDIN.

[thumbnail of sampul]
Preview
Image (sampul)
B022202006-frvqToi7jyhpHPWL-20250604143355.jpeg

Download (345kB) | Preview
[thumbnail of bab 1-2] Text (bab 1-2)
B022202006-1-2.pdf

Download (317kB)
[thumbnail of dapus] Text (dapus)
B022202006-dp.pdf

Download (216kB)
[thumbnail of full teks] Text (full teks)
B022202006-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 26 May 2027.

Download (1MB)

Abstract (Abstrak)

AURYNNINGTHYAS TRIFQAH JELITA (B022202006), Urgensi Perjanjian Perkawinan dalam melindungi harta perkawinan pasca kepailitan (dibimbing oleh Musakkir dan Marwah ) Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis akibat hukum perjanjian perkawinan yang terlambat didaftarkan terhadap pihak ketiga dan mengetahui akibat perjanjian perkawinan yang terlambat didaftarkan yang berlaku surut terhadap harta bersama dalam kepailitan suami atau isteri.Penelitian ini menggunakan tipe penelitian normatif, yaitu penelitian untuk menguji suatu norma atau ketentuan yang berlaku yang didukung dan dilengkapi dengan data empiris. Sumber data diperoleh melalui sumber bahan hukum primer dan sekunder. Penelitian ini selanjutnya dianalisis data selesai, hasilnya disajikan secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1)keterlambatan pendaftaran perjanjian kawin membuat harta bersama dapat dikategorikan sebagai harta yang masuk dalam boedel pailit atau sita umum, berbeda dengan perjanjian kawin yang tidak didaftarkan atau terlambat didaftarkan kepada pihak ketiga, hanya berlaku bagi para pihak yang terlibat didalam akta, maka perlunya memperketat pendaftaran setelah pembuatan perjanjian perkawinan, (2) jika perjanjian kawin telah didaftarkan kepada pihak ketiga, maka harta isteri dari suami yang pailit dapat dilindungi dengan perlindungan hukum represif diterapkan ketika sengketa sudah terjadi. Disarankan perjanjian kawin memuat klausul- klausul yang akan memberikan perlindungan hukum bagi harta bersama.

Item Type: Thesis (Thesis)
Uncontrolled Keywords: Kata Kunci : Perjanjian kawin, Harta Perkawinan, Pailit
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Hukum > Kenotariatan
Depositing User: - Nurhasnah
Date Deposited: 13 Jan 2026 00:51
Last Modified: 13 Jan 2026 00:51
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/52446

Actions (login required)

View Item
View Item