Pengembangan Model Cerdas Literasi Digital Kesehatan Reproduksi Sekolah Dasar (LDKR-SD) berbasis Multimedia Animasi sebagai Upaya Dini Pencegahan Penyakit Reproduksi Remaja = Development of Intelligent Models Digital Literacy Elementary School Reproductive Health (LDKR-SD) based on Animation Multimedia as Early Efforts to Prevent Reproductive Diseases of Adolescent


BALUMBI, MUSTHAMIN (2025) Pengembangan Model Cerdas Literasi Digital Kesehatan Reproduksi Sekolah Dasar (LDKR-SD) berbasis Multimedia Animasi sebagai Upaya Dini Pencegahan Penyakit Reproduksi Remaja = Development of Intelligent Models Digital Literacy Elementary School Reproductive Health (LDKR-SD) based on Animation Multimedia as Early Efforts to Prevent Reproductive Diseases of Adolescent. Disertasi thesis, UNIVERSITAS HASANUDDIN MAKASSAR.

[thumbnail of Sampul]
Preview
Image (Sampul)
K013211035-R2AseBnT1pFJQYwa-20250812175856.jpg

Download (491kB) | Preview
[thumbnail of Bab 1-2] Text (Bab 1-2)
K013211035-1-2.pdf

Download (2MB)
[thumbnail of Daftar Pustaka] Text (Daftar Pustaka)
K013211035-dp.pdf

Download (424kB)
[thumbnail of Full Teks] Text (Full Teks)
K013211035-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 22 July 2027.

Download (6MB)

Abstract (Abstrak)

MUSTHAMIN BALUMBI. Pengembangan Model Cerdas Literasi Digital Kesehatan Reproduksi Sekolah Dasar (LDKR-SD) Berbasis Multimedia Animasi sebagai Upaya Dini Pencegahan Penyakit Reproduksi Remaja (dibimbing oleh Stang, Suriah, dan Syafruddin Syarif). Latar Belakang. Kesehatan reproduksi remaja di Indonesia sangat memprihatinkan akibat kurangnya literasi dan edukasi yang tepat. Penelitian ini mengembangkan model cerdas literasi digital kesehatan reproduksi sekolah dasar (LDKR-SD) berbasis multimedia animasi untuk meningkatkan pengetahuan, persepsi, sikap, dan perilaku murid SD sebagai salah satu upaya mencegah penyakit reproduksi ketika mereka remaja nanti, dengan dukungan guru dan orang tua. Tujuan. Penelitian ini bertujuan mengembangkan model cerdas LDKR-SD berbasis multimedia animasi, menganalisis proses pengembangannya, serta mengevaluasi pengaruh model tersebut terhadap peningkatan pengetahuan, persepsi, sikap, dan perilaku murid SD. Metode. Penelitian ini menggunakan metode kombinasi (mixed method) dengan strategi eksploratoris sekuensial, meliputi dua tahapan utama. Tahap pertama menggunakan pendekatan kualitatif untuk mengeksplorasi fenomena, merancang, dan mengembangkan model cerdas LDKR-SD berbasis multimedia animasi. Tahap kedua menggunakan pendekatan kuantitatif untuk mengevaluasi pengaruh model terhadap pengetahuan, persepsi, sikap, dan perilaku murid SD terkait kesehatan reproduksi. Hasil. Hasil penelitian tahap I mengungkap bahwa literasi kesehatan reproduksi di sekolah dasar sangat penting untuk membangun pemahaman dan sikap positif terhadap pertumbuhan fisik serta mencegah perilaku berisiko, meskipun menghadapi tantangan kurangnya materi terintegrasi dan hambatan sosial budaya. Model cerdas LDKR-SD berbasis multimedia animasi dikembangkan melalui pembuatan situs web dengan chatbot, media animasi interaktif, game edukasi, modul pendamping, dan QR code untuk akses mudah. Hasil validasi oleh ahli media, ahli materi, dan guru yang berkisar antara 93,3% - 100%, menunjukkan model ini sangat layak digunakan, dengan penerimaan tinggi (100%) pada aspek kebergunaan, kemudahan, dan niat penggunaan berdasarkan uji TAM, sehingga direkomendasikan untuk diterapkan secara luas. Penelitian tahap II menunjukkan bahwa model cerdas LDKR-SD berbasis multimedia animasi lebih efektif dibandingkan metode konvensional dengan video PJOK di kanal YouTube e-Pjok dalam meningkatkan pengetahuan, persepsi, sikap, dan perilaku murid SD tentang kesehatan reproduksi. Kesimpulan. Model cerdas LDKR-SD berbasis multimedia animasi berhasil dikembangkan dengan pendekatan kolaboratif yang melibatkan murid, guru, dan orang tua, serta menggunakan teknologi inovatif seperti animasi, game edukasi, modul digital, chatbot, dan QR code. Model ini telah divalidasi dengan hasil sangat baik dan diterima dengan baik oleh pengguna, dengan tingkat penerimaan 100%. Model ini efektif meningkatkan literasi digital kesehatan reproduksi, mengubah persepsi negatif menjadi positif, serta mempromosikan kolaborasi antara murid, guru, dan orang tua. Selain itu, model ini terbukti lebih efektif dibandingkan metode konvensional dalam meningkatkan pengetahuan, sikap, dan perilaku murid, serta berpotensi untuk diterapkan lebih luas.

Item Type: Thesis (Disertasi)
Uncontrolled Keywords: chatbot; digital; modul; QR code; situs web; teknologi
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine
Divisions (Program Studi): Fakultas Kesehatan Masyarakat > Kesehatan Masyarakat
Depositing User: - Andi Anna
Date Deposited: 12 Jan 2026 05:29
Last Modified: 12 Jan 2026 05:29
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/52430

Actions (login required)

View Item
View Item