POLA KUMAN DAN SENSITIVITAS ANTIBIOTIK PADA PENDERITA OTITIS MEDIA SUPURATIF KRONIK DENGAN DAN TANPA KOLESTEATOMA TAHUN 2023 DI MAKASSAR = BACTERIAL PATTERN AND ANTIBIOTIC SENSITIVITY IN CHRONIC SUPPURATIVE OTITIS MEDIA PATIENTS WITH AND WITHOUT CHOLESTEATOMA IN 2023 IN MAKASSAR


WAKANO, RIZKY AMALIA (2025) POLA KUMAN DAN SENSITIVITAS ANTIBIOTIK PADA PENDERITA OTITIS MEDIA SUPURATIF KRONIK DENGAN DAN TANPA KOLESTEATOMA TAHUN 2023 DI MAKASSAR = BACTERIAL PATTERN AND ANTIBIOTIC SENSITIVITY IN CHRONIC SUPPURATIVE OTITIS MEDIA PATIENTS WITH AND WITHOUT CHOLESTEATOMA IN 2023 IN MAKASSAR. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
C035202004-Cover.png

Download (92kB) | Preview
[thumbnail of Bab1-2] Text (Bab1-2)
C035202004-1-2(FILEminimizer).pdf

Download (865kB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
C035202004-dp(FILEminimizer).pdf

Download (146kB)
[thumbnail of Full Text] Text (Full Text)
C035202004-fulll(FILEminimizer).pdf
Restricted to Repository staff only until 9 January 2027.

Download (1MB)

Abstract (Abstrak)

Latar belakang. Otitis media supuratif kronik (OMSK) adalah infeksi telinga tengah persisten yang ditandai dengan perforasi membran timpani dan otore. Penyakit ini diklasifikasikan sebagai OMSK dengan atau tanpa kolesteatoma, dengan prevalensi global berkisar antara 65 hingga 330 juta kasus. Resistensi antibiotik dapat mempersulit pengobatan OMSK. Tujuan. Penelitian ini meneliti pola bakteri dan sensitivitas antibiotik pada pasien OMSK di Makassar, yang bertujuan untuk memandu strategi manajemen yang efektif dan spesifik serta mengatasi tantangan resistensi yang meningkat. Metode. Penelitian deskriptif potong lintang ini mengkaji pola bakteri dan sensitivitas antibiotik pada pasien OMSK di RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo dan rumah sakit jejaring pada bulan Juli hingga Desember 2023. Data dimasukkan dalam Microsoft Excel dan SPSS untuk analisis data. Metode statistik deskriptif digunakan untuk menyajikan data dalam bentuk tabel dan variabel kategori ditentukan menggunakan frekuensi dan persentase. Hasil. Di antara 60 peserta, kultur bakteri menunjukkan 10% tidak ada pertumbuhan, 71,7% bakteri gram negatif, dan 18,3% bakteri gram positif. Pseudomonas aeruginosa merupakan patogen yang paling umum (40%), diikuti oleh Proteus mirabilis dan Klebsiella pneumoniae. Sensitivitas antibiotik bervariasi, dengan Pseudomonas aeruginosa menunjukkan sensitivitas tertinggi terhadap piperasilin-tazobaktam dan meropenem, yang menyoroti perlunya pengobatan yang tepat sasaran pada OMSK. Kesimpulan. Pseudomonas aeruginosa merupakan patogen yang paling umum pada OMSK. Antibiotik yang efektif meliputi seftazidim, piperasilin-tazobaktam, amikasin, dan meropenem, sementara resistensi diketahui terhadap sefotaksim, siprofloksasin, dan levofloksasin. Terapi antibiotik yang disesuaikan berdasarkan pola resistensi lokal sangat penting untuk manajemen OMSK yang efektif dan memerangi resistensi antimikroba.

Keyword : otitis media supuratif kronik, kolesteatoma, profil bakteriologis, antibiotik.

Item Type: Thesis (Thesis)
Uncontrolled Keywords: Chronic suppurative otitis media, cholesteatoma, bacteriological profile, antibiotic.
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Kedokteran > PPDS Ilmu Penyakit THT
Depositing User: Rasman
Date Deposited: 12 Jan 2026 04:02
Last Modified: 12 Jan 2026 04:02
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/52418

Actions (login required)

View Item
View Item