PUBLIC TRUST DALAM PELAYANAN SERTIPIKAT TANAH DI KABUPATEN MERAUKE = Public Trust in Land Certificate Services in Merauke Regency


YUSUF, ANDI PATTA (2025) PUBLIC TRUST DALAM PELAYANAN SERTIPIKAT TANAH DI KABUPATEN MERAUKE = Public Trust in Land Certificate Services in Merauke Regency. Disertasi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of cover]
Preview
Image (cover)
E013211008-rzW2Iyuk0XwERbhi-20250819221941.jpg

Download (121kB) | Preview
[thumbnail of bab 1-2] Text (bab 1-2)
E013211008-1-2.pdf

Download (965kB)
[thumbnail of dapus] Text (dapus)
E013211008-dp.pdf

Download (259kB)
[thumbnail of full text] Text (full text)
E013211008-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 12 August 2027.

Download (7MB)

Abstract (Abstrak)

ANDI PATTA YUSUF. Public Trust dalam Pelayanan Sertipikat Tanah di Kabupaten Merauke (dibimbing oleh Mohamad Thahir Haning, Muh. Akmal Ibrahim, dan Hasniati). Latar belakang. Praktik pelayanan sertipikat tanah menghadapi krisis kepercayaan publik dianggap dianggap tidak efektif dan efisien, sehingga menimbulkan whistleblowing, skeptisisme, dan distrust. Penyebab utama permasalahan cukup kompleks secara empiris tercermin ketika dimensi competence, benevolence, and integrity dimiliki penyelenggara pelayanan belum optimal. Tujuan penelitian. Penelitian ini menganalisis competence, benevolence, and integrity, e-governance, dan menemukan model public trust dalam pelayanan sertipikat tanah di Kabupaten Merauke. Metode. Pendekatan penelitian kualitatif, teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data penelitian ini menggunakan perangkat lunak NVivo 12 dengan tiga tahap, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Sumber data primer dari informan dan sumber data sekunder berupa dokumen dan dokumentasi. Hasil penelitian. Dimensi competence pegawai sudah cukup baik, namun belum semua pegawai kompeten karena kompetensi pegawai lainnya masih rendah. Dimensi benevolence dimiliki pegawai sudah cukup baik, namun masih terdapat kekurangan berdasarkan persepsi negatif ditemukan bahwa pelayanan pertanahan melelahkan, informasi kurang jelas, dan kurang memuaskan, mengindikasikan trustor belum sepenuhnya yakin terhadap benevolence pegawai. Dimensi Integrity belum cukup baik berdasarkan ketidakpatuhan terhadap nilai-nilai integritas dalam pelayanan sertipikat tanah yang menimbulkan distrust terutama akibat kasus penyerobotan tanah, konflik pertanahan, perilaku korup. E-governance dalam pelayanan sertipikat tanah sudah cukup optimal karena peningkatan transparansi, akuntabilitas responsivitas dapat menciptakan, membangun dan meningkatkan kepercayaan publik menjadi tinggi dan temuan suatu model dari hasil penelitian dianggap relevan.

Item Type: Thesis (Disertasi)
Uncontrolled Keywords: Kata kunci: public trust, competence, benevolence, integrity, e-governance, pelayanan sertifikat tanah, model
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Administrasi Publik
Depositing User: Unnamed user with username pkl2
Date Deposited: 09 Jan 2026 03:03
Last Modified: 09 Jan 2026 03:03
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/52409

Actions (login required)

View Item
View Item