Hubungan Parameter Lingkungan dengan Kelimpahan Infauna di Perairan Pulau Barrang Caddi, Kepulauan Spermonde = The Relationship Between Environmental Parameter and Infauna Density in the Waters of Barrang Caddi Island, Spermonde Archipelago


HAJAR, HAJAR (2025) Hubungan Parameter Lingkungan dengan Kelimpahan Infauna di Perairan Pulau Barrang Caddi, Kepulauan Spermonde = The Relationship Between Environmental Parameter and Infauna Density in the Waters of Barrang Caddi Island, Spermonde Archipelago. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
L011211081-fhe25mtCzKaIi16S-20250724143338.jpg

Download (323kB) | Preview
[thumbnail of Bab 1-2] Text (Bab 1-2)
L011211081-1-2.pdf

Download (428kB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
L011211081-dp.pdf

Download (142kB)
[thumbnail of Fulltext] Text (Fulltext)
L011211081-fulllll.pdf
Restricted to Repository staff only until 24 July 2027.

Download (2MB)

Abstract (Abstrak)

Latar Belakang. Infauna merupakan kelompok biota bentik yang hidupnya di dasar perairan. Dari kelimpahan infauna dapat diketahui kesuburan perairan. Tujuan. Mengetahui kelimpahan infauna pada zona ekosistem padang lamun dan zona pasir serta hubungannya dengan parameter lingkungan di Pulau Barrang Caddi, Kepulauan Spermonde. Metode. Penelitian ini menggunakan metode transek garis sepanjang 50m pada ekosistem lamun (stasiun 2 dan 3) dan non lamun (berpasir) (stasiun 1 dan 4). Kuadrat (50 cm × 50 cm) pada kedua ekosistem tersebut diletakkan pada transek garis dengan jarak dari pantai 0m, 20m, dan 40m dan mengamati, mengidentifikasi infauna, yang ditemukan di dalam kuadrat tersebut. Parameter lingkungan (salinitas, suhu, serta arus) diukur secara langsung (insitu) serta pasang surut (data sekunder) selain itu juga besar butir sedimen dan BOT di Laboratorium. Data infauna yang diperoleh dihitung kelimpahan, komposisi, indeks keanekaragaman jenis, indeks keseragaman dan indeks dominasi. Hasil. Terdapat 63 individu yang ditemukan, dengan 4 kelas yang berbeda yaitu gastropoda, bivalvia, polychaeta dan crustacea serta 16 spesies yang dapat diidentifikasi, serta 3 individu yang tidak dapat teridentifikasi (unidentified). Data kelimpahan tertinggi ada pada stasiun 2. Indeks keanekaragaman pada stasiun 1, 2, 3, dan 4 yaitu (kategori sedang). Indeks keseragaman pada stasiun 1, 2, 3, dan 4 termasuk ke dalam (kategori sedang) dan Indeks dominasi pada stasiun 1, 2, 3, dan 4 yaitu termasuk (kategori sedang). Hasil uji korelasi antara parameter lingkungan dengan kelimpahan infauna menunjukkan hasil yang signifikan yang mengindikasikan kondisi lingkungan yang dapat ditolerir oleh kehidupan biota perairan terkhususunya infauna itu sendiri. Namun, minimnya infauna yang diperoleh kemungkinan dapat disebabkan oleh aktivitas antropogenik masyarakat pesisir Pulau Barrang Caddi atau dari pulau lainnya.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: infauna, kelimpahan, ekosistem padang lamun, zona berpasir, indeks ekologi, parameter lingkungan
Subjects: S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling
Divisions (Program Studi): Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan > Ilmu Kelautan
Depositing User: Nasyir Nompo
Date Deposited: 09 Jan 2026 00:48
Last Modified: 09 Jan 2026 00:48
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/52348

Actions (login required)

View Item
View Item