IVELYN, GEBY TRIA (2025) Peran Persepsi Keterlibatan Ayah Terhadap Psychological Well-Being Generasi Z: Uji Moderasi Resiliensi = The Role of Perceived Father Involvement on the Psychological Well-Being of Generation Z: Testing the Moderating Effect of Resilience. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
C021211047-Cover.jpg
Download (320kB) | Preview
C021211047-1-2(FILEminimizer).pdf
Download (218kB)
C021211047-dp(FILEminimizer).pdf
Download (138kB)
C021211047-fullll(FILEminimizer).pdf
Restricted to Repository staff only until 5 August 2027.
Download (1MB)
Abstract (Abstrak)
GEBY TRIA IVELYN. Peran Persepsi Keterlibatan Ayah terhadap Psychological Well-Being Generasi Z: Uji Moderasi Resiliensi. Dibimbing oleh Syurawasti Muhiddin, S.Psi., MA. Latar Belakang. Sebagai generasi digital, generasi Z memiliki keterbukaan terhadap isu kesehatan mental. Meski demikian, generasi Z cukup rentan mengalami permasalahan yang berkaitan dengan kesejahteraan psikologis, seperti stres, cemas, hingga depresi. Salah satu faktor yang memengaruhi kesejahteraan psikologis individu adalah keterlibatan ayah. Oleh karena itu, peran ayah dalam kehidupan anak menjadi hal yang penting untuk terhindar dari permasalahan mental demi mencapai kesejahteraan psikologis yang baik. Selain itu, resiliensi juga dapat memengaruhi kesejahteraan psikologis individu karena resiliensi dapat membantu individu untuk bangkit setelah menghadapi situasi yang sulit. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kontribusi persepsi keterlibatan ayah terhadap psychological well-being generasi Z serta mengetahui peran resiliensi sebagai moderator dalam hubungan antara persepsi keterlibatan ayah terhadap psychological well-being generasi Z. Metode. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan desain penelitian cross sectional. Penelitian ini merupakan penelitian korelasi yang melibatkan moderator serta alat pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner. Hasil. Penelitian ini menunjukkan bahwa persepsi keterlibatan ayah memiliki kontribusi signifikan sebesar 19% terhadap psychological well-being generasi Z, namun resiliensi sebagai moderator memiliki nilai yang tidak signifikan dalam hubungan antara persepsi keterlibatan ayah dengan psychological well-being generasi Z. Kesimpulan. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa peran persepsi keterlibatan ayah mampu memprediksi secara langsung psychological well-being generasi Z. Oleh karena itu, peran ayah penting untuk meningkatkan kesejahteraan psikologis pada anak.
Keyword : persepsi kehadiran ayah; kesejahteraan psikologis; resiliensi; gen z.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Perceived father’s presence; psychological well-being; resilience; gen z. |
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Kedokteran > Psikologi |
| Depositing User: | Rasman |
| Date Deposited: | 08 Jan 2026 02:55 |
| Last Modified: | 08 Jan 2026 02:55 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/52342 |
