FATMAZAHRO, NABILA (2025) Gambaran Psychological Well-Being Remaja yang Mengalami Perubahan Status Ekonomi Sosial = Overview of Psychological Well-Being Among Adolescent Experiencing Down Ward Mobility. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
C021211036-Cover.jpg
Download (299kB) | Preview
C021211036-1-2(FILEminimizer).pdf
Download (253kB)
C021211036-dp(FILEminimizer).pdf
Download (139kB)
C021211036-fullll(FILEminimizer).pdf
Restricted to Repository staff only until 6 August 2027.
Download (1MB)
Abstract (Abstrak)
Latar Belakang. Psychological well-being merupakan aspek penting dalam perkembangan remaja karena berperan dalam pembentukan jati diri, penentuan tujuan dan arah hidup, dan penjalinan relasi sosial yang bermakna. Remaja dengan psychological well-being yang positif cenderung merasakan kebahagiaan, kepuasan hidup, mampu beradaptasi, mengembangkan diri secara optimal, serta terhindar dari gangguan mental. Status ekonomi sosial, khususnya pada tingkat menengah ke atas, umumnya mendukung pencapaian tersebut karena terdapatnya kemudahan akses terhadap sumber daya dan peluang yang ada. Namun, perubahan status ekonomi sosial dapat menjadi tantangan yang menghambat proses tersebut, sehingga perlu dipahami dinamika psychological well-being pada remaja dalam kondisi tersebut. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran psychological well-being remaja yang mengalami perubahan status ekonomi sosial. Metode. Penelitian ini menggunakan desain penelitian kualitatif deskriptif yang melibatkan 5 partisipan yang dipilih menggunakan metode purposive. Data dalam penelitian ini diperoleh dari wawancara semi-terstruktur dan dianalisis dengan menggunakan teknik analisis thematic theory driven. Hasil. Penelitian ini menemukan bahwa remaja mengalami tekanan ekonomi, tantangan identitas, maupun perbandingan sosial karena perubahan status ekonomi sosial, meskipun demikian remaja mampu menggambarkan psychological well-being yang relatif positif. Terdapat 4 aspek dominan yang menunjukkan gambaran tersebut, yaitu autonomy, environmental mastery, purpose in life, dan personal growth. Kesimpulan. Penelitian ini menemukan faktor-faktor yang memengaruhi remaja mampu memenuhi psychological well-being. Hal ini berkaitan dengan motivasi, kesadaran diri, refleksi, regulasi emosi, sikap adaptif, serta dukungan sosial. Temuan penelitian ini memberikan implikasi teoretik dan praktis yang penting dalam mengupayakan kesejahteraan remaja di masa perkembangannya.
Keyword : psychological well-being; remaja; status ekonomi sosial; perubahan status ekonomi sosial.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Psychological well-being; adolescents; social economic status; down-ward mobility. |
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Kedokteran > Psikologi |
| Depositing User: | Rasman |
| Date Deposited: | 08 Jan 2026 02:01 |
| Last Modified: | 08 Jan 2026 02:01 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/52340 |
