PERBANDINGAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF ANTARA BAYI BERAT LAHIR RENDAH DAN BAYI BERAT LAHIR NORMAL DI PEMUKIMAN KUMUH = EXCLUSIVE BREASTFEEDING COMPARISON BETWEEN LOW BIRTH WEIGHT BABIES AND NORMAL BIRTH WEIGHT BABIES IN SLUMS AREA


ALISSA, NURUL FADHIAH (2025) PERBANDINGAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF ANTARA BAYI BERAT LAHIR RENDAH DAN BAYI BERAT LAHIR NORMAL DI PEMUKIMAN KUMUH = EXCLUSIVE BREASTFEEDING COMPARISON BETWEEN LOW BIRTH WEIGHT BABIES AND NORMAL BIRTH WEIGHT BABIES IN SLUMS AREA. Thesis thesis, UNIVERSITAS HASANUDDIN MAKASSAR.

[thumbnail of Sampul]
Preview
Image (Sampul)
K012221021-QcIamxNK6bFPTfEO-20250812144851.jpg

Download (391kB) | Preview
[thumbnail of Bab 1-2] Text (Bab 1-2)
K012221021-1-2.pdf

Download (176kB)
[thumbnail of Daftar Pustaka] Text (Daftar Pustaka)
K012221021-dp.pdf

Download (54kB)
[thumbnail of Full Teks] Text (Full Teks)
K012221021-fulllll.pdf
Restricted to Repository staff only until 28 July 2027.

Download (5MB)

Abstract (Abstrak)

Latar belakang. ASI eksklusif selama enam bulan pertama kehidupan bayi berperan penting dalam mencegah stunting, terutama pada bayi dengan berat badan lahir rendah (BBLR). Namun, praktik ini seringkali masih rendah, terutama di wilayah pemukiman kumuh dengan keterbatasan sumber daya. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan praktik pemberian ASI eksklusif antara ibu dengan bayi BBLR dan bayi dengan berat badan lahir non BBLR di daerah kumuh Kecamatan Tallo, Makassar. Metode. Penelitian ini merupakan studi kohort retrospektif dengan 143 responden. Data dianalisis menggunakan metode statistik deskriptif dan inferensial melalui perhitungan Risk Ratio (RR) dan Odds Ratio (OR). Hasil. Prevalensi ASI eksklusif pada bayi BBLR sebesar 30%, dan pada bayi normal sebesar 32,5%. Tidak terdapat perbedaan bermakna antara berat lahir dan praktik ASI eksklusif (RR=1,09; OR=1,138). Faktor yang signifikan memengaruhi kejadian BBLR adalah pendidikan ibu (RR=2,38), status gizi ibu hamil (RR=1,26), dan riwayat paritas (OR=0,36; p=0,041). Paritas menjadi satu-satunya faktor dengan pengaruh signifikan terhadap kejadian BBLR dalam analisis multivariat. Kesimpulan. Pemberian ASI eksklusif belum optimal baik pada bayi BBLR maupun bayi normal. Faktor ibu seperti pendidikan, gizi saat hamil, dan riwayat paritas lebih berpengaruh terhadap kejadian BBLR dibandingkan kondisi lingkungan. Intervensi gizi dan edukasi menyusui sangat dibutuhkan, khususnya di pemukiman kumuh.

Item Type: Thesis (Thesis)
Uncontrolled Keywords: ASI eksklusif; berat badan lahir rendah; Risk Ratio; Odds Ratio; pendidikan ibu; pemukiman kumuh.
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine
Divisions (Program Studi): Fakultas Kesehatan Masyarakat > Kesehatan Masyarakat
Depositing User: - Andi Anna
Date Deposited: 08 Jan 2026 06:07
Last Modified: 08 Jan 2026 06:07
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/52331

Actions (login required)

View Item
View Item