WALY, HARDIN (2025) Analisis Spasial Perilaku Masyarakat Dan Kepadatan Larva Aedes aegypti Di Wilayah Kerja Puskesmas Minasa Upa Kecamatan Rappocini Kota Makassar = Spatial Analysis Of Community Behavior And Aedes aegypti Larvae Density In The Work Area Of Minasa Upa Community Health Center, Rappocini District, Makassar City. Skripsi thesis, UNIVERSITAS HASANUDDIN MAKASSAR.
K012211040-gpdNGukUmjRO8hKy-20250820170355.jpg
Download (431kB) | Preview
K012211040-1-2.pdf
Download (855kB)
K012211040-dp.pdf
Download (173kB)
K012211040-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 22 July 2027.
Download (4MB)
Abstract (Abstrak)
Hardin Waly. Analisis Spasial Perilaku Masyarakat dan Kepadatan Larva Aedes aegypti Di Wilayah Kerja Puskesmas Minasa Upa Kecamatan Rappocini Kota Makassar (dibimbing oleh Erniwati Ibrahim, Hasanuddin Isak) Latar belakang. Demam Berdarah Dengue (DBD) masih menjadi persoalan kesehatan masyarakat yang bersifat endemik di berbagai daerah di Indonesia, termasuk di Kota Makassar. Tingginya angka kejadian DBD berkaitan erat dengan perilaku masyarakat serta kondisi lingkungan yang mendukung perkembangan nyamuk Aedes aegypti sebagai vektor utama penularan. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis distribusi spasial serta melihat hubungan antara perilaku masyarakat dengan kepadatan larva Aedes aegypti di wilayah kerja Puskesmas Minasa Upa, Kecamatan Rappocini, Kota Makassar. Metode. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain observasional analitik melalui metode cross-sectional. Sampel sebanyak 100 rumah tangga dipilih dengan teknik purposive sampling. Pengumpulan data meggunakan kuesioner dan lembar observasi. Analisis data secara univariat dan bivariat menggunakan perangkat lunak SPSS versi 24, sedangkan analisis spasial dilakukan melalui Sistem Informasi Geografis (SIG) berbasis Quantum GIS (QGIS). Hasil. Hasil penelitian menggunakan uji Chi-square menunjukkan bahwa perilaku masyarkat dengan p-value pengetahuan dengan kepadatan larva sebesar 0.003, sikap dengan kepadatan larva sebesar 0.008, dan tindakan dengan kepadatan larva sebesar 0.029. Perhitungan nilai indeks larva diperoleh House Index (HI) sebesar 23%, Container Index (CI) 13,57%, dan Breteau Index (BI) sebesar 49. Sehingga didapatkan Density Figure (DF) sebesar 4,3 dengan kategori kepadatan sedang. Sementara itu, Angka Bebas Jentik (ABJ) hanya mencapai 77%, masih berada di bawah standar nasional ≥95%. Kesimpulan. Terdapat hubungan yang signifikan antara perilaku masyarakat dan kepadatan larva Aedes aegypti di wilayah kerja Puekesmas Minasa Upa, Kecamatan Rappocini, Kota Makassar. Pendekatan analisis spasial terbukti mampu memetakan area prioritas intervensi secara efektif. Diperlukan peningkatan edukasi masyarakat serta pelaksanaan PSN 3M Plus melalui program G1R1J.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | spasial; perilaku; pengetahuan; sikap; tindakan; kepadatan larva; Aedes aegypti; indeks larva |
| Subjects: | R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Kesehatan Masyarakat > Kesehatan Masyarakat |
| Depositing User: | - Andi Anna |
| Date Deposited: | 08 Jan 2026 01:12 |
| Last Modified: | 08 Jan 2026 01:12 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/52327 |
