HUBUNGAN STATUS GIZI DAN TINGKAT ANEMIA DENGAN KEBUGARAN FISIK PADA REMAJA PUTRI DI KECAMATAN BATUI SELATAN KABUPATEN BANGGAI PROVINISI SULAWESI TENGAH = THE RELATIONSHIP BETWEEN NUTRITIONAL STATUS AND ANEMIA LEVEL WITH PHYSICAL FITNESS IN ADOLESCENT FEMALES IN SOUTH BATUI DISTRICT, BANGGAI REGENCY, CENTRAL SULAWESI PROVINCE


MUTTAQIEN, IMAM (2025) HUBUNGAN STATUS GIZI DAN TINGKAT ANEMIA DENGAN KEBUGARAN FISIK PADA REMAJA PUTRI DI KECAMATAN BATUI SELATAN KABUPATEN BANGGAI PROVINISI SULAWESI TENGAH = THE RELATIONSHIP BETWEEN NUTRITIONAL STATUS AND ANEMIA LEVEL WITH PHYSICAL FITNESS IN ADOLESCENT FEMALES IN SOUTH BATUI DISTRICT, BANGGAI REGENCY, CENTRAL SULAWESI PROVINCE. Skripsi thesis, UNIVERSITAS HASANUDDIN MAKASSAR.

[thumbnail of Sampul]
Preview
Image (Sampul)
K012211036-RA5xEXJyGWZocjte-20250821153706.jpg

Download (384kB) | Preview
[thumbnail of Bab 1-2] Text (Bab 1-2)
K012211036-1-2.pdf

Download (786kB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
K012211036-dp.pdf

Download (409kB)
[thumbnail of Full Teks] Text (Full Teks)
K012211036-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 25 July 2027.

Download (3MB)

Abstract (Abstrak)

IMAM MUTTAQIEN. Hubungan status gizi dan tingkat anemia dengan kebugaran fisik pada remaja putri di kecamatan batui selatan kabupaten banggai provinsi sulawesi tengah. (dibimbing oleh Healthy Hidayanty Dan Rahayu Indriasari) Latar Belakang. Masalah anemia pada remaja putri di Indonesia masih sangat tinggi. Remaja putri merupakan kelompok yang rentan mengalami masalah gizi dan anemia, terutama pada masa pertumbuhan dan menstruasi aktif. Kondisi ini berpotensi memengaruhi kebugaran fisik yang sangat dibutuhkan untuk mendukung aktivitas belajar dan perkembangan optimal. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara status gizi dan anemia dengan tingkat kebugaran fisik pada remaja putri anemia di Kecamatan Batui Selatan Provinsi Sulawesi Tengah. Metode. Penelitian ini menggunakan desain analitik dengan pendekatan cross-sectional. Populasi dalam penelitian adalah remaja putri usia 12–18 tahun yang bersekolah di Kecamatan Batui Selatan, Kabupaten Banggai.Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling yang telah terdiagonosis anemia berjumlah 72 orang responden. Status gizi dinilai dengan indikator antrpometri IMT/U Z Score,tingkat anemia dengan pemeriksaan Hb menggunakan Hemoque 201,Kebugaran fisik di ukur dengan metode bleep test . Data di analisis menggunakan uji Fisher Exact. Hasil. Hasil penelitian menunjukkan sebanyak 13,9% remaja putri mengalami gizi lebih,Mayoritas remaja putri memiliki tingkat kebugaran fisik yang kurang sebanyak 97,2%.Hasil uji menunjukkan status gizi tidak terdapat hubungan dengan kebugaran fisik remaja putri (p=1,000 > 0,05) dan tingkat anemia juga menunjukkan hasil tidak terdapat hubungan dengan kebugaran fisik (p=0,503 > 0,05). Kesimpulan. Remaja putri dengan status gizi normal atau tidak normal serta memiliki tingkat anemia yang rendah ataupun sedang tidak memiliki hubungan dengan kebugaran fisik.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Status gizi,anemia,kebugaran fisik,remaja putri
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine
Divisions (Program Studi): Fakultas Kesehatan Masyarakat > Kesehatan Masyarakat
Depositing User: - Andi Anna
Date Deposited: 08 Jan 2026 01:08
Last Modified: 08 Jan 2026 01:08
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/52326

Actions (login required)

View Item
View Item