IDENTIFIKASI POTENSI DAYA TARIK DAN KELAYAKAN REKREASI PANTAI DI PANTAI BIRU, PANTAI AKKARENA, DAN PANTAI BOSOWA KECAMATAN TAMALATE, KOTA MAKASSAR = IDENTIFICATION OF TOURIST ATTRACTION POTENTIAL AND RECREATION FASIBILITY AT BIRU BEACH, AKKARENA BEACH, AND BOSOWA BEACH TAMALATE DISTRICT, MAKASSAR CITY


DUMA, FARDI LEO (2025) IDENTIFIKASI POTENSI DAYA TARIK DAN KELAYAKAN REKREASI PANTAI DI PANTAI BIRU, PANTAI AKKARENA, DAN PANTAI BOSOWA KECAMATAN TAMALATE, KOTA MAKASSAR = IDENTIFICATION OF TOURIST ATTRACTION POTENTIAL AND RECREATION FASIBILITY AT BIRU BEACH, AKKARENA BEACH, AND BOSOWA BEACH TAMALATE DISTRICT, MAKASSAR CITY. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
L011181371-CRVoluGPKqp6BDO2-20250731110356.png

Download (36kB) | Preview
[thumbnail of Bab 1-2] Text (Bab 1-2)
L011181371-1-2.pdf

Download (402kB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
L011181371-dp.pdf

Download (123kB)
[thumbnail of Fulltext] Text (Fulltext)
L011181371-full.pdf
Restricted to Repository staff only until 25 July 2027.

Download (1MB)

Abstract (Abstrak)

FARDI LEO DUMA, Identifikasi Potensi Daya Tarik dan Kelayakan Rekrasi Pantai di Pantai Biru, Pantai Akkarena, dan Pantai Bosowa Kec. Tamalate, Kota Makassar (dibimbing oleh Prof. Dr. Ir. Abd. Rasyid J, M.Si.) Latar Belakang. Daya Tarik dan Parameter Lingkungan Kesesuaian berperan dalam keamanan kenyamanan pengunjung, Penelitian ini perlu dilakukan guna menilai kesesuaian wisata diketiga pantai, dengan melihat daya tarik keindahan serta mengukur parameter kesesuaian wisata pantainya di Pantai Biru, Pantai Akkarena, Pantai Bosowa. Metode. Penelitian dimulai dengan pengumpulan data primer: kuesioner, kedalaman, kecepatan arus, kecerahan, tipe pantai, lebar pantai, material dasar perairan, biota berbahaya, ketersediaan air tawar, dan kemiringan pantai. Data sekunder berupa data pasang surut diperoleh dari BMKG. Daya tarik keindahan dianalisis menggunakan metode Scenic Beauty Estimation (SBE). Kelayakan wisata pantai dianalisis menggunakan kriteria kesesuaian dari Yulianda (2019), Indeks Kesesuaian Wisata (IKW). Hasil. Analisis SBE Pantai Biru, satu lanskap bernilai rendah yaitu akses jalan yang belum diaspal, sementara gazebo yang tertata rapih dan bersih mendapatkan nilai tertinggi. Di Pantai Akkarena, dermaga buatan yang tidak terawat bernilai rendah, sedangkan akses jalan masuk yang estetis mendapatkan nilai tertinggi. Pantai Bosowa memiliki lanskap bernilai rendah yaitu akses jalan belum diaspal, namun kafe semi permanen yang bersih dan estetik memperoleh nilai tertinggi. parameter kesesuaian wisata, kedalaman perairan (rata-rata 0-3 m), kecepatan arus (1.42-1.70 cm/det), dan tingkat kecerahan (>80%). Tipe pantai yang didominasi pasir hitam di ketiga lokasi. Lebar pantai Pantai Biru (8.67 m), sedangkan Pantai Akkarena (22.31 m) dan Pantai Bosowa (24.74 m). Material dasar perairan Pantai Biru dan Bosowa adalah pasir, Pantai Akkarena adalah pasir berlumpur. Kemiringan pantai di ketiga lokasi kurang dari 10%. Kesimpulan. Objek yang tertata rapih, bersih dan estetik disukai, objek yang paling tidak disukai adalah objek yang tidak tertata dengan baik/kotor/tidak terawat. Kesesuaian lahan Wisata Pantai Biru NilaiI IKW 2,195 (S), Pantai Akkarena 2,255 (S), dan Pantai Bosowa 2,595 (SS).

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Kata Kunci: Wisata Pantai Kota Makassar, Daya Tarik, Kesesuai Lahan, Pantai Biru, Pantai Akkarena, Pantai Bosowa
Subjects: S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling
Divisions (Program Studi): Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan > Ilmu Kelautan
Depositing User: Nasyir Nompo
Date Deposited: 08 Jan 2026 00:33
Last Modified: 08 Jan 2026 00:33
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/52310

Actions (login required)

View Item
View Item