Dampak Aktivitas Setelah Pembangunan di Sekitar Centar Point Of Indonesia (CPI) Terhadap Sedimen dan Kualitas Air Laut di Perairan Kota Makassar = The Impact of Post-Development Activities Around the Center Point of Indonesia (CPI) on Sediment and Seawater Quality in Makassar City Waters


MUKRIM, FARHANA AZZAHRA (2025) Dampak Aktivitas Setelah Pembangunan di Sekitar Centar Point Of Indonesia (CPI) Terhadap Sedimen dan Kualitas Air Laut di Perairan Kota Makassar = The Impact of Post-Development Activities Around the Center Point of Indonesia (CPI) on Sediment and Seawater Quality in Makassar City Waters. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
L011211091-2Uh0grMaKjxYiDpv-20250811150206.jpg

Download (327kB) | Preview
[thumbnail of Bab 1-2] Text (Bab 1-2)
L011211091-1-2.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
L011211091-dp.pdf

Download (430kB)
[thumbnail of Fulltext] Text (Fulltext)
L011211091-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 1 January 2027.

Download (3MB)

Abstract (Abstrak)

ABSTRAK FARHANA AZZAHRA MUKRIM. ”Dampak Aktivitas Setelah Pembangunan di Sekitar Center Point of Indonesia (CPI) Terhadap Sedimen dan Kualitas Air Laut di Perairan Kota Makassar” (dibimbing oleh Prof. Dr. Mahatma, ST., M.Sc) Kota Makassar mengalami pertumbuhan pesat melalui proyek pembangunan Center Point of Indonesia (CPI) yang bertujuan mendukung sektor bisnis dan pariwisata. Namun, aktivitas setelah pembangunan ini berpotensi meningkatkan sedimen dan menurunkan kualitas air laut, yang dapat mengganggu ekosistem dan sektor terkait. Oleh karena itu, diperlukan analisis terhadap dampak setelah pembangunan CPI terhadap kondisi sedimen dan kualitas air laut di wilayah sekitarnya. Penelitian ini bertujuan menganalisis dampak setelah pembangunan CPI terhadap kondisi sedimen dan kualitas air laut di sekitar kawasan pesisir Kota Makassar. Penelitian dilakukan melalui empat tahap, yaitu persiapan, penentuan lokasi, pengambilan data, serta pengamatan dan pengukuran sampel sedimen di laboratorium. Hasil penelitian menunjukkan salinitas berkisar antara 9–31 ppt yang meningkat dari stasiun 1 ke 3. Suhu air relatif seragam sebesar 31–32°C. Nilai Eh meningkat dari -239,67 mV di stasiun 1 menjadi -84,33 mV di stasiun 3. Ukuran sedimen didominasi pasir halus di stasiun 1 dan 3, serta pasir sangat halus di stasiun 2. DO tertinggi tercatat 3,35 mg/L di stasiun 1 dan terendah 0,29 mg/L di stasiun 3. BOD tertinggi ditemukan di stasiun 1 dan 2 dengan kisaran 1,73–3,66 mg/L, sedangkan di stasiun 3 berkisar 0,18–0,57 mg/L. Kandungan logam Pb tertinggi berada di stasiun 1 sebesar 9,12 µg/g dan terendah di stasiun 3 sebesar 0,54 µg/g. Indeks pencemaran tertinggi tercatat di stasiun 1 sebesar 17,05 (tercemar sedang) dan terendah di stasiun 3 sebesar 3,24 (kategori baik). Penelitian ini menunjukkan bahwa pembangunan CPI berdampak pada kualitas air laut, terutama penurunan salinitas dan tingginya kadar amonia, sementara kualitas sedimen belum menunjukkan indikasi pencemaran signifikan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Kata kunci: Center Point of Indonesia, Kualitas Air Laut, Pembangunan, Sedimen
Subjects: S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling
Divisions (Program Studi): Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan > Ilmu Kelautan
Depositing User: Nasyir Nompo
Date Deposited: 08 Jan 2026 00:20
Last Modified: 08 Jan 2026 00:20
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/52307

Actions (login required)

View Item
View Item